8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
Langkat- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langkat menyoroti dengan keras maraknya aksi premanisme yang belakangan ini terjadi di berbagai sektor kehidupan masyarakat, khususnya terhadap dunia usaha kecil dan menengah di Kabupaten Langkat. Kejadian intimidasi terhadap pengusaha es kristal di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, menjadi bukti nyata bahwa premanisme kini mengancam ketertiban umum, bahkan membungkam semangat ekonomi rakyat kecil.
Ketua Umum HMI Cabang Langkat, Alfi Syahrin dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa Indonesia, khususnya daerah Langkat, kini berada dalam kondisi darurat premanisme.
"Ketika pelaku usaha yang legal, membayar pajak, dan menjalankan usaha sesuai aturan, tetap saja diintimidasi oleh kelompok tertentu tanpa dasar hukum yang jelas, itu tandanya negara gagal memberikan rasa aman kepada rakyatnya," ujarnya.
HMI Cabang Langkat menilai, lemahnya penegakan hukum dan keberpihakan sebagian oknum kepada kelompok-kelompok tertentu telah membuka ruang subur bagi tumbuhnya praktik-praktik premanisme yang merugikan masyarakat luas.
Sebagai respons atas situasi ini, HMI Cabang Langkat menyampaikan beberapa hal:
1. Menuntut aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk bertindak tegas serta menangkap semua oknum yang terlibat dalam bentuk praktik premanisme yang mengganggu pengusaha di Langkat karena akan menggangu iklim investasi dan pembangunan di Kabupaten Langkat.
2. Mendorong penegakan hukum yang adil, transparan, dan tidak tebang pilih, tanpa kompromi terhadap pihak mana pun.
3. Mendesak penguatan perlindungan hukum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat beraktivitas tanpa rasa takut.
4. Mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas dan kelompok sosial, untuk kembali kepada fungsi sosial yang sehat dan konstruktif bagi pembangunan bangsa.
5. Mengajak mahasiswa dan pemuda untuk aktif mengawasi jalannya penegakan hukum di daerahnya masing-masing sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan bangsa.
"Kalau negara membiarkan premanisme menjadi bagian dari kehidupan sosial, maka kita sedang menggali kuburan bagi masa depan generasi muda," tutup nya.
Melalui sikap tegas ini, HMI Cabang Langkat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menegakkan keadilan dan mengembalikan Indonesia sebagai negara hukum, bukan negara preman.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport