Gerebek Hiburan Malam, Disikat Satres Narkoba Polrestabes Medan, Tangkap Manajemen Terduga Jual Narkoba
Medan Satresnarkoba Polrestabes Medan membongkar praktek peredaran narkoba berkedok Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di tengah kota M
Hukum
Baca Juga:
- Rangkaian Kegiatan Akhir Ramadhan Berjalan Lancar, Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran
- Akhiri Safari Ramadhan, Majelis Dakwah PW Al Washliyah SUMUT I'tikaf dan Sahur Bersama di Pedalaman Kabupaten Karo
- SERU! Silaturahmi Ramadhan Pemuda Muhammadiyah Asahan Dihadiri Bupati, Ada Bantuan Modal Usaha Lho!
Padangsidimpuan – Pelaksanaan Festival Ramadhan yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) Padangsidimpuan menuai sorotan. Acara yang diharapkan menjadi ajang syiar Ramadhan dan pemberdayaan UMKM itu justru terlihat sepi dan terkesan murahan, meski didukung anggaran besar dari Pegadaian Pusat.
Festival yang berlangsung sejak Sabtu (1/3/2025) hingga 14 hari ke depan ini mendapatkan suntikan dana Rp 170 juta. Namun, kondisi di lapangan jauh dari ekspektasi. Sejumlah pedagang mengeluhkan minimnya pengunjung dan fasilitas yang dinilai tidak mencerminkan besarnya anggaran.
"Kalau tidak tahu ada dana Rp 170 juta, mungkin kami maklum. Tapi setelah dengar jumlah anggaran sebesar itu, melihat kondisi di lapangan, rasanya benar-benar tidak masuk akal," ujar seorang pedagang yang enggan disebut namanya.
Kecurigaan semakin menguat ketika panitia disebut-sebut melakukan rekayasa agar acara tampak meriah saat tim Pegadaian Pusat datang meninjau. Sejumlah pedagang mengaku diberi uang Rp 500 ribu per stan untuk berjualan sementara, demi menutupi kesan sepi acara.
"Tanpa dibayar segitu, mana ada yang mau jualan di sini. Sepi sekali. Ini pun cuma biar pas orang pusat datang kelihatan ramai," kata seorang sumber lain yang terlibat dalam festival.
Pegadaian Sidimpuan Bantah Dugaan Penyimpangan
Kepala Cabang Pegadaian Padangsidimpuan, Romauli, membantah dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan festival ini. Ia menjelaskan bahwa Festival Ramadhan Fair Pegadaian digelar di 13 outlet, termasuk di UMTS Padangsidimpuan, sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat.
Ia juga menyebutkan adanya kendala dalam menentukan lokasi festival. Sebelumnya, panitia berencana menggelar acara di Pabrik Es Siborang atau Halaman Bolak, namun terkendala biaya dan masalah administrasi karena kepala daerah belum dilantik. Akhirnya, lokasi dialihkan ke UMTS dengan persiapan yang minim.
"Kami mengalami keterbatasan waktu untuk persiapan. Namun, kami tetap mendukung agar festival ini tetap berjalan," ujar Romauli.
Ia juga menegaskan bahwa stan diberikan secara gratis kepada pedagang, dan jika ada pungutan, pihaknya akan menindak tegas event organizer (EO) yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Romauli menyatakan bahwa dana Rp 170 juta belum dicairkan dan masih ditanggung oleh pihak EO, yakni Nazamuddin. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut kapan dan bagaimana dana tersebut akan digunakan.
Polemik ini memunculkan pertanyaan besar terkait transparansi penggunaan anggaran. Sejumlah pihak mendesak Pegadaian untuk memberikan laporan lebih jelas agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan yang lebih besar.tim
Medan Satresnarkoba Polrestabes Medan membongkar praktek peredaran narkoba berkedok Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di tengah kota M
Hukum
H Syahrir Nasution Buku &ldquoJanjiJanji Sosial Negara&rdquo Penting Diajarkan di Sekolah
kota
Barapaksi Soroti Belum Digelarnya Pengundian Gebyar Pajak Sumut 2026
kota
83 Tahun Mamiyai AlIttihadiyah, Asren Nasution Serahkan Buku &ldquoJanjiJanji Sosial Negara&rdquo
kota
Jakarta, Perayaan Hari Tari Sedunia oleh Bakti Budaya Djarum Foundation tidak berhenti pada peluncuran video Tari Kreasi Nusantara. Mela
Cinema
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk menjembatani penyerapan alumni pemagangan nasional (MagangHub Kemnak
News
Jakarta Seiring percepatan adopsi Artificial Intelligence (AI) dan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia, kebutu
Tips
DEPOK, SUMUT24.CO PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, menggelar Hajatan
Info
Indonesia Pasar Halal atau Pemimpin Halal Dunia? Oleh Abdullah RasyidPengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Indonesia adalah neger
News
KARO Majelis Dakwah PW Al Jamiyatul Washliyah Sumatera Utara mendistribusikan Hewan Qurban berupa satu ekor sapi berbobot 130 Kg daging ke
News