SAPA: Kapolda Baru Harus Tuntaskan Dugaan Korupsi Beasiswa, PON dan Aceh Hebat
BANDA ACEH Pergantian kepemimpinan di Polda Aceh dinilai menjadi momentum penting untuk membuktikan keseriusan penegakan hukum di Tanah
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Petugas Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (6/3/2025) siang kembali mengungkap praktek penyelewengan solar subsidi, yang diduga akan dijual kembali dengan harga industri.
Sebelumnya, Subdit Tipidter Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap penyelewengan solar bersubsidi menggunakan mobil pick up.
Kali ini, petugas menangkap pelaku menggunakan mobil pribadi jenis mini bus, yang 'disulap' mampu mengangkut 1.000 liter solar.
Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Rudi Rifani, didampingi Kasubdit Tipidter, AKBP Muhammad Alan Haikel mengatakan, pengungkapan praktik penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar itu usai petugas terus melakukan penyelidikan hingga ditemukan modus beragam.
"Jika sebelumnya praktik penyelewengan BBM bersubsidi yang diungkap menggunakan mobil pick up, kali ini pelaku yang ditangkap menggunakan mobil Toyota Kijang Krista, yang sudah disulap mampu mengangkut 1.000 liter BBM," kata Kombes Rudi Rifani.
Dijelaskannya, elaku ditangkap di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), sesaat usai mengisi solar subsidi di sebuah SPBU, dan tengah dalam perjalanan menuju SPBU lainnya
"Ada satu pelaku yang kita amankan dengan inisial MIS, dan yang bersangkutan merupakan sopir mobil. Jadi pelaku ini menempatkan satu baby tank dengan daya tampung solar sebanyak 1.000 liter di bagian dalam mobil, dan meletakkan pompa minyak otomatis yang menghubungkan tangki mobil dengan baby tank," jelas Kombes Rudi Rifani.
"Setiap usai pengisian solar dari tangki mobil, solar yang ada di tangki nantinya secara otomatis akan berpindah ke baby tank," ungkapnya.
Ditambahkannya, dalam proses pengisian BBM di SPBU yang mewajibkan setiap pengendara memiliki barcode, pelaku juga memiliki setidaknya lebih dari 10 barcode yang dilengkapi dengan plat nomor kendaraan, sesuai dengan barcodenya.
Pelaku, biasanya berkeliling di sejumlah SPBU tidak hanya yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai, namun juga di sejumlah daerah lain.
"Untuk mendapatkan solar, pelaku tidak mengisinya di satu SPBU. Pelaku, juga memiliki banyak barcode dan plat nomor, yang digunakan setiap kali mengisi solar subsidi di SPBU. Kami duga masih terdapat modus-modus lain dalam praktek penyelewengan BBM bersubsidi yang diduga akan dijual ke perusahaan-perusahaan, tentu kami akan dalami keterangan pelaku," tandasnya.(W05)
Teks foto :
Personel Subdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda Sumut mengamankan pelaku penyelewengan solar bersubsidi(W05)
BANDA ACEH Pergantian kepemimpinan di Polda Aceh dinilai menjadi momentum penting untuk membuktikan keseriusan penegakan hukum di Tanah
News
JAKARTA SUMUT24.CO Dinamika penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Kejaksaan Agung RI dan Korps Pemberantasan Tindak Pida
Politik
sumut24.co MEDAN , Kehadiran Paviliun Kabupaten Asahan dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 mencuri perhatian kalangan pemangk
kota
Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Desa Paya Gambar Telan Anggaran Rp17,8 Juta, Rincian Belanja Dipertanyakan
kota
sumut24.co BATUBARA, Jajaran Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Ut
News
Jelang Tugas Baru di Bareskrim, JMSI TABAGSEL selalu Support AKBP Wira Prayatna
kota
AKBP Dr Wira Prayatna SH SIK MH Ngopi ( Ngobrol Inspirasi ) Dengan JMSI Tabagsel
kota
Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
News
Polsek Medan Kota Ungkap Pencurian Nmax Diotaki Pacar
kota
101 Bungkus Liquid Pod Getar Gagal Dikirim ke Jakarta
Hukum