Tiga ABK WNI Diduga Terlibat Penyelundupan Manusia di Perairan Tanjungbalai
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) diamankan aparat karena diduga terlibat dalam praktik peny
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Polda Sumut dan jajaran menargetkan panen 100 ribu ton jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Target kita 100.000 ton, dari hasil penanaman yang kita tanam," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto didampingi Waka Polda, Brigjen Pol Rony Samtana saat Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare di Kebun Belakang Mapolda Sumut, Selasa (21/1/2025).
Dijelaskan Kapolda, pihaknya bersama jajaran memiliki total lahan penanaman jagung seluas 579,89 Hektare (Ha), terdiri lahan produktif (pemanfaatan lahan tidur) Polda Sumut 11,4 ha (3 lokasi), sedangkan Polres jajaran 174,50 ha (63 lokasi).
Sedangkan lahan tumpang sari (pendataan Polres jajaran) Polres 63,90 ha (21 lokasi).
Kapolda menyampaikan, seluruh satuan Kepolisian se-Indonesia melakukan penanaman secara simbolis 1 juta hektare jagung.
Khusus di Polda Sumatera Utara, dari data yang dihimpun, menanam 327 hektare.
"Kita akan terus kembangkan hingga 100.000 hektar dalam rangka ketahanan pangan nasional," katanya.
Dia menyebut, penanaman jagung serentak ini adalah salah satu moment Polda Sumut bersama Forkopimda melakukan penanaman secara simbolis di seluruh polres jajaran.
"Sehingga seperti yang kita harapkan bisa mencapai 100.000 hektare lahan jagung di wilayah Sumatera Utara. Dengan secepat-cepatnya hal ini bisa terlaksana, sehingga harapan kita untuk ketahanan pangan bisa tercapai," tuturnya.
Menjawab wartawan, Kapolda menyatakan, lahan yang akan ditanami jagung itu berada di beberapa tempat dan dari sejumlah perusahaan.
"Jadi, artinya adalah lahan kosong yang tidak produktif kemudian kita fungsikan. Ada di beberapa PTP yang bisa dilakukan tumpang sari, ada juga beberapa lahan yang tidak produktif kita operasikan dan kita lakukan penanaman jagung," jelasnya.
"Ke depannya kita akan kumpulkan lahan-lahan tersebut yang tidak berfungsi itu difungsikan kembali," tambahnya.
Disinggung soal hasil panen, Kapolda menyampaikan,
ada tiga program dari kepolisian, yakni distribusi ladang jagung tersebut.
Negara masih melakukan importasi jagung setahun yang lalu ada sekitar 2 juta ton.
"Artinya, secara bisnis nanti setelah kita membuka proses penanaman dan menghasilkan produk jagung yang baik, kita akan melakukan penjualan baik itu melalui perusahaan-perusahaan yang kita kerja samakan, seperti Pokpan, Jaffa atau kita kerjasama dengan Bulog," paparnya.
Sementara tentang uang hasil panen, Kapolda mengatakan akan dikoordinasikan dengan badan makanan bergizi.
"Kita akan kolaborasi. Karena kita melakukan proses kegiatan ini untuk dukungan makanan bergizi di wilayah Sumatera Utara," pungkasnya.(W05)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) diamankan aparat karena diduga terlibat dalam praktik peny
News
sumut24.co TANJUNG MORAWA, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya da
News
sumut24.co ASAHAN, Sebanyak 247 jemaah calon haji Kabupaten Asahan mengikuti kegiatan pemeriksaan kebugaran jasmani tahun 2026 M / 1447 H y
News
sumut24.co ASAHAN, Musabaqah Tilawatil Quran dan Tilawah AlQuran (MTQN) ke57 Tingkat Kabupaten Asahan resmi ditutup pada Senin, 20 April
News
HUT KE 113 KABUPATEN SOLOK GELAR FESTIVAL KULINER DAN PAWAI BUDAYA.
News
Driver Ojol Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api, Penumpang Selamat Lompat
kota
Medan sumut24.co Paska viralnya sejumlah pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) Helens Night Market yang bergelimpangan beberapa waktu lal
Hukum
Polda Sumut Ringkus Kurir Sabu di Langkat 2 Kilogram Sabu di Sita.
kota
UNPAB Berikan 15 Kuota Beasiswa untuk Pemenang MTQ ke59 Kota Medan, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan dan Syiar AlQur&rsquoan
kota
Polda Sumut Amankan Aset Tersangka Dugaan Penggelapan Uang Nasabah BNI
kota