Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke-155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Baca Juga:
- Respon Cepat Banjir Sumatra, The Coca-Cola Foundation dan BenihBaik.com Salurkan Bantuan Darurat bagi Ratusan Ribu Pengungsi
- Peringati Hari Jadi ke-113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Rapat Koordinasi kegiatan Itu dipimpin oleh kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna SH, S, IK, MH didampingi PJ Walikota diwakili oleh Sekda Kota Padangsidimpuan Ary Junaidi DP Lubis, SE., M.M. dan KABAG OPS AKP Pandapotan Butar-Butar, SH selaku moderator
Kegiatan itu berlangsung diruang Zoom Polres Padangsidimpuan jalan . Sisingamangaraja, kecamatan Padangsidimpuan Selatan, kota Padangsidimpuan , Senin (14/10/2024).
Hadir dalam Rapat Koordinasi ini, Walikota diwakili oleh Sekda Kota Padangsidimpuan Ary Junaidi DP Lubis, SE., M.M.Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0212 TS Diwakili oleh Koramil Padangsidimpuan Kapten Inf Misran Edi Natal, Kadis Perhubungan Alfian Pane, S.Sos., M.M, Kadis Kesehatan Balyam Siregar, S.Km., M.Kes, Kadis BPBD Dedi Irwansyah SE., M.Si, Kadis PUPR Amirhan Hasibuan ST., MM,
Kasatpol PP Zulkifli Lubis, SH, kepal KPH-X Padangsidimpuan Kammalluzzaman Nasution, Kepala BKSDA Padangsidimpuan Gunawan Azlan , Para Pejabat Utama Polres Padangsidimpuan dan Camat sekota Padangsidimpuan.
Kapores padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna SH,SIK,MH menyampaikan rakor tersebut diselenggarakan Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Alam.
Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2021 tentang perubahan atas aturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2019 tentang Sistem, Manejemen dan Standar Keberhasilan Operasional Polri.
Perkiraan Intelijen Kontijensi tentang potensi kerawanan Kontijensi dalam menghadapi bencana alam tahun 2024 di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna dalam arahannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa dalam rangka mengantisipasi terjadi bencana alam diperlukan kerjasama, komunikasi, kolaborasi semua stakehoder
"Pemerintah Daerah, TNI dan Polri harus bersama-sama bersinergi, sehingga kegiatan masyarakat bisa kita minimalisir korban jiwa kata Kapolres
AKBP Dr Wira Prayatna juga mengharap agar BPBD untuk melakukan Mapping atau Antisipasi wilayah yang berpotensi terjadi bencana Banjir dan genangan air serta
Mendirikan Posko dan Sarpas Evakuasi (Perahu karet dan ambulance) dan penanggulangan genangan air (pompa air) untuk mempercepat penanggulangan Evakuasi warga, Distribusikan Logistik, Obat-obatan dan lain lain, ungkap,Kapolres .
Kapolres juga berharap seluruh stakeholder untuk mempersiapkan diri dan peralatan yang dimilki baik sarana maupun prasarana. Pemda maupun TNI dan Polri harus mempersiapakan
Unit bantuan SAR, apabila diperlukan bentuk Posko-posko pada titik-titik rawan terjadinya Banjir dan Tanah Longsor untuk memudahkan Kodal.
Apabila dampak banjir meluas dan mengakibatkan masyarakat harus mengunggsi maka dimohon kepada BPBD dan Instansi terkait untuk menyiapkan lokasi yang akan aman dan mendirikan dapur umum dan meminta
Kapolres juga meminta kepada instansi terkait.Menyiagakan seluruh aparatur pemerintah daerah dan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Instansi Vertikal di daerah dan Menyebarluaskan informasi potensi bencana kepada masyarakat setempat melalui berbagai saluran informasi seluas-luasnysa dan Pembentukan satgas bencana Alam serta unsur masyarakat lainnya jelas Wira
Pada kesempatan itu Kabagops polres padangsidimpuan AKP Pandapotan Butar-Butar, SH memaparkan Lokasi Rawa banjir yang harus diantisipasi antara Lain
Desa Goti, Desa Manegen, Desa Manunggang Julu, Desa Tarutung Baru ,
Sementara untuk Aliran Sungai Batang Ayumi yang dilaluinya adalah wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua,, Kecamatan Padangsidimpuan Utara bersama
Kecamatan padangsidimpuan Hutaimbaru, beber kabag ops
Selanjutnya kata AKP P Butar Butar untuk daerah rawan Tanah Longsor berada di
desa Simirik kecamatan Padangsidimpuan batunadua dan Kelurahan Sitamiang baru dan kelurahan sidakkal Kecamatan Padangsidimpuan selatan
kabagops mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera menginformasikan jika suatu saat terjadi bencana alam.
"Terlebih masyarakat di sekitar sungai agar waspada banjir. Kemudian yang berdekatan dengan perbukitan agar waspada tanah longsor," imbuh AKP P Butarbutar
Kabag Ops mengungkapkan bahwa Polres padangsidimpuan mendukung penuh penanggulangan bencana alam di wilayah Hukum Polres Padangsidimpuan
"Polres padangsidimpuan beserta jajaran mendukung penuh penanggulangan bencana karena itu tugas kita bersama," ucap Kabag Ops.
Pukul 13.30 Wib kegiatan rapat koordinasi dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam di Wilayah Hukum Polres Padangsidimpuan selesai dilaksanakan, situasi aman dan baik di lanjutkan Fhoto bersama.za
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota
Tanpa Dasar Hukum Kuat Hingga Diduga Pakai Insentif Pegawai Gebyar Pajak Sumut Berisiko Jadi Temuan BPK
kota
Rekor Baru! UKT Taekwondo Sumut Diserbu Ratusan Peserta
kota
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison ,S.Sos, M.Si Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus Sosialisasi BPBL.
kota
Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, Ciptakan Rasa Aman Masyarakat
kota
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
kota
sumut24.co MedanPerempuan hari ini tidak lagi hanya menjadi pengikut keadaan, tetapi menjadi penggerak perubahan dalam setiap krisis yang
kota