KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
By:Irwansyah Nasution.
Pertarungan pilkada Batu Bara kali ini sangat berbeda dengan dua pilkada sebelumnya ,mengapa? .
Pertama di perkirakan tingginya kesadaran politik masyarakat Batu Bara untuk terlibat secara langsung memilih calon dari 3 Paslon yang ada yaitu,H.Baharuddin Siagian,Syafrizal, H.Darwis,Oky Iqbal dan H.Zahir,Aslam.
Hal kedua masyarakat di mudahkan berbagai informasi seputar calon melalui media sosial yang berkembang cepat tentang update calon
terkini.
Lalu bagaimana kita memetakan kekuatan 3 Paslon tersebut?.apa saja indikator sebagai potensi kemenangan yang mungkin diraih Paslon masing-masing ,semua akan dapat kita cermati berdasarkan fakta-fakta tehnis maupun non tehnis jika pilkada itu akan berlangsung setelah penetapan Paslon dalam beberapa hari kedepan oleh KPUD Batu Bara..
H.Bahar, Syafrizal misalnya ini adalah Paslon yang di dukung banyak partai yang di lokomotifi partai Gerindra disamping di dukung banyak partai faktor non tehnis akan sangat menentukan psikologi pemilih baik dari massa partai maupun pemilih mengambang non partai dan pertarungan justru pada kemampuan H.Bahar memimpin pertarungan merebut dan meyakini rakyat pemilih.untuk urusan satu ini seperti nya H.Bahar jagonya karena sebagai mantan kadis Sosial dan Kadis Pora Sumut sering berhubungan dengan banyak orang sehingga Ia akan cepat beradaptasi mengelola psikologi massa yang akan menguntungkan Nya meraih dukungan besar.
Faktor non tehnis ini mungkin akan di terapkan H.Bahar dalam melakukan pendekatan kepada pemilih Nya yang selama ini sudah mulai familiar di kancah pemerintahan dan perpolitikan Batu Bara.di samping itu ilmu Opproach Sistem tak kalah dahsyatnya jika Bahar melakukan pendekatan ini di Pilkada Batu Bara.Cara pandang tradisional masyarakat sering melihat birokrasi adalah tumpuan kepercayaan untuk menyelesaikan segala urusan masyarakat maupun individu pemilih yang ada di benak publik menjadi faktor non tehnis yang tentu saja menguntungkan H.Bahar yang lama bergelut di pemerintahan sebagai mantan pejabat strategis di Sumut.
Walaupun pengalaman serupa juga di miliki 2 Paslon lain Zahir dan Darwis yang pernah memimpin birokrasi di tingkat kabupaten namun kelas dan tingkatan nya berbeda dimana H. Bahar cakupannya jauh lebih besar untuk Sumatera Utara berbanding dua Paslon tersebut.dalam urusan satu ini menyangkut pengalaman dan spirit, daya gedor dan semangat juang H.Bahar,sama saja jika kita perbanding-kan dan memandang permisalan pekerja di dalam negeri dengan pekerja yang pernah bekerja di luar negeri tentu inner dinamik dan etos kerja yang berbeda karena menyangkut ekspektasi dan mental kerja juga kepercayaan diri yang tinggi sepertinya lebih unggul dimiliki H.Bahar.
Adapun faktor tehnis besarnya dukungan partai akan sangat mempengaruhi jangkauan kerja tim H.Bahar lebih dapat diandalkan untuk merebut suara pemilih yang tersebar di banyak partai,biasanya pemilih setia dan fanatik pada suatu partai yang di dukung nya akan mempengaruhi prilaku pilihan terhadap Paslon dalam hal ini H.Bahar yang di dukung banyak partai.Memang dalam kegiatan politik faktor Personal Branding juga sering di kaitkan sebagai penentu pilihan namun bila tidak diimbangi kemampuan jaringan tim yang solid dan jumlah yang besar seperti yang di dapat H. Bahar di Pilkada Batu Bara 2024 kali ini menjadi penilaian publik.
Pilkada Batu Bara akan tetap selalu dinamis perkembangannya dan akan selalu di cermati sampai sejauh mana masing -masing pasangan calon mempersiapkan diri untuk memenangkan pertarungan sampai pluit akhir di bunyikan apakah potensi H.Bahar dan pasangannya yang besar itu akan memenangkan persaingan politik pilkada Batu Bara ini akan terlihat dengan jelas dalam dua bulan kedepan bagaimana masing masing Paslon menggerakkan mesin politik nya he..he..
*Pengamat politik Lembaga Komunikasi Pembangunan Indonesia LKPI
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News