Jamin Investasi di Medan Dipermudah, Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan kepada investor dari India yang ingin menanamkan modal di Kot
kota
MEDAN | SUMUT24 Komunitas warga Batak di Jakarta, yang tergabung dalam Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), terus menggali pemikiran yang bermanfaat bagi pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Yang terbaru, lewat forum diskusi, mereka menggagas perlunya pemetaan wilayah adat di sekitar Danau Toba. Hal ini dianggap penting, untuk mempermudah calon investor yang masuk. “Peserta diskusi sepakat akan merencanakan pembuatan Peta Tematik wilayah adat baik dalam lingkup desa, kampung (huta), atau bius di Kawasan Danau Toba yang dikerjakan secara partisipatif,†ujar Boy Tonggor Siahaan, dalam keterangannya, kemarin.Untuk pembuatan peta ini, YPDT akan bekerjasama dengan Greenpeace Indonesia, Forest Watch Indonesia, AMAN, dan ESRI. Mereka juga mendorong tujuh pemerintahan daerah di kawasan Danau Toba untuk segera membuat Rencana Tata Ruang Wilayah, serta melibatkan masyarakat di sana untuk memetakan batas-batas tanah adat dan tanah desa mereka. Abdon Nababan dari AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) mengatakan, dengan adanya pemetaan tematik akan sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun pihak lain dalam pengembangan Kawasan Danau Toba ke depan. “Misalnya ketika investor masuk, mereka sudah tahu kepada siapa mereka harus berhubungan dan bagaimana mereka membentuk model-model pembangunan dengan cara melakukan kerjasama,†ujarnya, dalam diskusi yang digelar beberapa hari lalu. Nantinya, pemetaan di lapangan kemudian akan dimasukkan ke aplikasi ArcGIS apabila sudah ada pengakuan bersama dari masyarakat yang berbatasan dengan desa atau kampung yang menjadi objek pemetaan. Berdasarkan pengalaman Abdon Nababan, sebenarnya antara huta sudah saling mengakui batas-batas wilayah adatnya. “Hanya yang dibutuhkan saat ini adalah dari sisi pencatatan dan administrasinya,†imbuhnya lagi, seperti dipublikasikan YPDT lewat website yang dikelolanya. Proses pemetaan nantinya akan melibatkan relawan, yang sebelumnya akan mendapatkan pelatihan. Untuk sementara, pada masing-masing kabupaten di Kawasan Danau Toba akan dipilih satu desa percontohan atau pilot project. Kabupaten Toba Samosir yang direncanakan sebagai pilot project awal adalah Desa Sigumpar Julu. (ms)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan kepada investor dari India yang ingin menanamkan modal di Kot
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 milia
Umum
sumut24.co MedanMemasuki usia ke26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital untuk mendukung masa
Ekbis
Pemprov Sumut Salurkan BKP Rp325 Miliar, Percepat Pembangunan Kabupaten/Kota
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberi perhatian serius terhadap penyelesaian Stadion Teladan. Saat meninjau pem
kota
sumut24.co MedanKota Medan membuka peluang lebih luas untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Malaysia. Hal itu mengemuka saat Wali Kot
kota
sumut24.co ASAHAN, Kejadian memilukan sekaligus mengejutkan mencuat di Kabupaten Asahan. Seorang ayah kandung berinisial K resmi ditahan ol
News
Kredit Rp759 Miliar Berujung Dugaan Korupsi, Kejati Kaltara Tahan Bos Sawit dan Pejabat Bank BRI
News
Meruntuhkan Impunitas Konstitusional Putusan MK dan Urgensi Pembersihan Hukum Nasional
News
Deteksi Banjir Lebih Cepat, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Sensor EWS di Angkola Julu
News