Jamin Investasi di Medan Dipermudah, Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan kepada investor dari India yang ingin menanamkan modal di Kot
kota
TAKENGON | SUMUT24 Luas Danau Laut Tawar diperkirakan akan semakin menyusut dalam beberapa tahun mendatang, seiring adanya penimbunan jalan sepadan danau. Aksi itu dilakukan oleh sejumlah pihak di sekitar Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah oleh oknum masyarakat serta adanya aktivitas perusahaan pembangunan jalan di seputaran Danau Laut Tawar. Aktivitas penimbunan akhirnya menuai sorotan dari sejumlah kalangan pemerhati lingkungan serta dari sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah. Alhasil, pemerintah dinilai lalai dalam serta dianggap tidak tegas dalam mengantisipasi kerusakan sepadan danau dengan adanya penimbunan. Salah satunya, anggota Komisi B DPRK Aceh Tengah, Ikhwanusufa yang menyebutkan aktivitas penimbunan telah meresahkan karena sudah tidak terkontrol lagi. “Kelalaian pemerintah menjadi salah satu faktor semakin ramainya aktivitas penimbunan pinggiran Danau Laut Tawar,†kata Ikhwanusufa, kemarin. Dia yang didampingi anggota DPRK Aceh Tengah lainnya, Sastra Mahayadi saat meninjau kawasan danau menegaskan jika terus dibiarkan berlarut, maka dapat menyebabkan penyempitan dan perusakan parah bagi kelestarian ekositem danau. Menindak lanjuti kondisi itu, Komisi B DPRK Aceh Tengah akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari solusi penanganan danau dari ancaman kerusakan akibat adanya sejumlah aktivitas tersebut. “Kita sudah koordinasi dengan BLHKP Aceh Tengah dan sejauh ini, mereka sedang melakukan identifikasi dan nanti akan ditindaklanjuti pertemuan dengan Komisi B,†jelasnya. Menurut Ikhwanusufa, selain dengan BLHKP, dewan juga akan memanggil Dinas Bina Marga, PT Waskita Karya serta sejumlah pihak pihak lainnya yang dianggap bertanggung jawab atas aktivitas penimbunan sepadan danau. “Ada beberapat titik di seputaran danau yang sengaja ditimbun oknum rekanan, serta oknum yang membuka usaha objek wisata,†paparnya. Hal senada disampaikan Sastra Mahyadi yang menyatakan semua pihak yang melakukan aksi pengrusakan ekosistem dan sepadan danau dengan cara menimbun, baik individu harus bertanggungjawab. Tentunya aktivitas tersebut, ada konsekwensi serta sanksinya. “Dampak awal, terjadinya penyempitan sepadan danau dan bila dibiarkan, akan berakibat lebih luas,†ujar Sastra Mahyadi. Di sisi lain, lanjutnya, memperindah seputaran Danau Laut Tawar, untuk dijadikan objek wisata, telah menjadi keharusan agar bisa dinikmati para wisatawan lokal maupun luar. Namun demikian, dengan tidak mengabaikan kelestarian Danau Laut Tawar yang menjadi kebanggaan masyarakat di Dataran Tinggi Gayo (DTG). “Selain kondisi danau, kita harus memikirkan potensi yang ada di danau tersebut, seperti ikan depik. Kita khawatir, keberadaanya akan terancam bila aktivitas yang berpotensi merusak dibiarkan begitu saja. Bila dijaga kelestariannya sehingga tidak terjadi kepunahan dan kerusakanan ekositem,†tandasnya.(sic)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan jaminan kepada investor dari India yang ingin menanamkan modal di Kot
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 milia
Umum
sumut24.co MedanMemasuki usia ke26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital untuk mendukung masa
Ekbis
Pemprov Sumut Salurkan BKP Rp325 Miliar, Percepat Pembangunan Kabupaten/Kota
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberi perhatian serius terhadap penyelesaian Stadion Teladan. Saat meninjau pem
kota
sumut24.co MedanKota Medan membuka peluang lebih luas untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Malaysia. Hal itu mengemuka saat Wali Kot
kota
sumut24.co ASAHAN, Kejadian memilukan sekaligus mengejutkan mencuat di Kabupaten Asahan. Seorang ayah kandung berinisial K resmi ditahan ol
News
Kredit Rp759 Miliar Berujung Dugaan Korupsi, Kejati Kaltara Tahan Bos Sawit dan Pejabat Bank BRI
News
Meruntuhkan Impunitas Konstitusional Putusan MK dan Urgensi Pembersihan Hukum Nasional
News
Deteksi Banjir Lebih Cepat, Pemko Padangsidimpuan Siapkan Sensor EWS di Angkola Julu
News