Selasa, 31 Maret 2026

Gubsu Edy dan Bupati Karo Hadiri HUT ke-10 Yayasan Ate Keleng

Administrator - Minggu, 01 September 2019 14:23 WIB
Gubsu Edy dan Bupati Karo Hadiri HUT ke-10 Yayasan Ate Keleng

 

Baca Juga:

Tanahkaro I Sumut24

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi secara resmi membuka acara ditandai dengan pemukulan Gong Akbar dan pesta Rakyat bertema Gerakan masyarakat mandiri membangun Bangsa melalui Credit Union sekaligus Hut 10 tahun semarak Yayasan Ate Perkeleng, dihadiri 9.000 orang, Jumat (30/8), di Taman Jubelium GBKP Sibolangit.

Pemukulan gong disaksikan oleh asisten deputi pembiayaan non bank dan perpajakan kementerian koperasi usaha kecil dan menengah Santoso, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua umum moderamen GBKP pdt Agustinus Purba, Sekretaris umum PGI Pdt Gomar Gultom.

Dalam Sambutan Gubernur sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan Credit Union/koperasi kredit dimulai pada abad ke – 19 di Jerman, yang dicetuskan oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen.

“Arti dari credit union adalah kumpulan orang yang saling percaya, jadi pengurus dan anggota harus saling percaya, kadang hal ini sudah menjadi luntur, sebab saling percaya jarang ditemukan, kepada dirinya sendiri saja orang banyak sudah tidak percaya,” ucapnya.

Menurut Edy, kemiskinan hanya bisa diselesaikan dan diatasi oleh simiskin itu sendiri, maka credit union harus mampu mengumpulkan uang bersama sama dan saling meminjamkan satu sama lain, untuk tujuan produktif.

Yang terpenting dalam kepengurusan credit union tanamakan watak yang saling percaya, ini juga modal dasar dapat meminjam, untuk itu sekali lagi saya ucapkan selamat Credit Union yang sudah berumur 10 tahun, semoga Jaya dan sukses terus.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan selamat untuk Credit Union Yayasan Ate Keleng sejak berdiri tahun 2009 dan sekarang sudah berumur 10 tahun beroperasi,sehingga terwujud pertemuan Akbar dna pesta Rakyat bertema Gerakan masyarakat mandiri membangun Bangsa melalui Credit Union ini.

“Kita tahu, yayasan Ate Perkeleng merupakan lembaga koperasi simpan pinjam Sekunder (KSPS) yang beranggotakan 45.000 orang dan sekarang ini cukup signifikan yang hadir ada sekitar 9000 orang hadir, yang semuanya turut serta dan berpartisipasi aktif bersama seluruh anggota, berjuang untuk menyukseskan terwujudnya credit union ini,” ujarnya.

Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba keberadaan credit union patut kita apresiasi. Tujuan pendiriannya sepuluh tahun myang silam dengan semangat kebersamaan dalam beroperasi oelh seluruh masyarakat yang tergabung dalam kelompok credit union dampingan Yayasan Ate Keleng GBKP, sudah dapat dinikmati dan dirasakan oleh segenap anggota manfaatnya. Ungkapnya

Dengan keberadaan yayasan Ate Keleng sudah banyak terwujud pelaku pelaku kegiatan ekonomi mikro khususnya pedagang pedagang kecil yang merasakan manfaat kehadiran Perkeleng. (lin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
komentar
beritaTerbaru