Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
Baca Juga:
Tanahkaro I Sumut24
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi secara resmi membuka acara ditandai dengan pemukulan Gong Akbar dan pesta Rakyat bertema Gerakan masyarakat mandiri membangun Bangsa melalui Credit Union sekaligus Hut 10 tahun semarak Yayasan Ate Perkeleng, dihadiri 9.000 orang, Jumat (30/8), di Taman Jubelium GBKP Sibolangit.
Pemukulan gong disaksikan oleh asisten deputi pembiayaan non bank dan perpajakan kementerian koperasi usaha kecil dan menengah Santoso, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua umum moderamen GBKP pdt Agustinus Purba, Sekretaris umum PGI Pdt Gomar Gultom.
Dalam Sambutan Gubernur sumatera Utara Edy Rahmayadi menyebutkan Credit Union/koperasi kredit dimulai pada abad ke – 19 di Jerman, yang dicetuskan oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen.
“Arti dari credit union adalah kumpulan orang yang saling percaya, jadi pengurus dan anggota harus saling percaya, kadang hal ini sudah menjadi luntur, sebab saling percaya jarang ditemukan, kepada dirinya sendiri saja orang banyak sudah tidak percaya,” ucapnya.
Menurut Edy, kemiskinan hanya bisa diselesaikan dan diatasi oleh simiskin itu sendiri, maka credit union harus mampu mengumpulkan uang bersama sama dan saling meminjamkan satu sama lain, untuk tujuan produktif.
Yang terpenting dalam kepengurusan credit union tanamakan watak yang saling percaya, ini juga modal dasar dapat meminjam, untuk itu sekali lagi saya ucapkan selamat Credit Union yang sudah berumur 10 tahun, semoga Jaya dan sukses terus.
Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan selamat untuk Credit Union Yayasan Ate Keleng sejak berdiri tahun 2009 dan sekarang sudah berumur 10 tahun beroperasi,sehingga terwujud pertemuan Akbar dna pesta Rakyat bertema Gerakan masyarakat mandiri membangun Bangsa melalui Credit Union ini.
“Kita tahu, yayasan Ate Perkeleng merupakan lembaga koperasi simpan pinjam Sekunder (KSPS) yang beranggotakan 45.000 orang dan sekarang ini cukup signifikan yang hadir ada sekitar 9000 orang hadir, yang semuanya turut serta dan berpartisipasi aktif bersama seluruh anggota, berjuang untuk menyukseskan terwujudnya credit union ini,” ujarnya.
Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba keberadaan credit union patut kita apresiasi. Tujuan pendiriannya sepuluh tahun myang silam dengan semangat kebersamaan dalam beroperasi oelh seluruh masyarakat yang tergabung dalam kelompok credit union dampingan Yayasan Ate Keleng GBKP, sudah dapat dinikmati dan dirasakan oleh segenap anggota manfaatnya. Ungkapnya
Dengan keberadaan yayasan Ate Keleng sudah banyak terwujud pelaku pelaku kegiatan ekonomi mikro khususnya pedagang pedagang kecil yang merasakan manfaat kehadiran Perkeleng. (lin)
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota