Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24.co Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 78, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan penyalaan sambungan listrik untuk warga tidak mampu melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Komisi VII DPR RI ini menyasar warga tidak mampu di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2023).
Tahun 2023, program BPBL menargetkan sebanyak 125 ribu rumah tangga tidak mampu di seluruh Indonesia. Sedangkan target penerima program BPBL di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 4.500 rumah tangga tidak mampu.
Dalam sambutannya, Executive Vice Presiden Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PT PLN (Persero), Nayusrizal mengatakan sebagai bentuk dukungan PLN atas rencana pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dimana salah satunya dengan pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik, maka PLN bersama dengan mitra kerja akan bergandengan tangan, bersinergi, berkolaborasi dan melangkah bersama melaksanakan tugas mulia dari Kementrian ESDM melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
“Program BPBL ini menjadi bukti komitmen PLN untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dan listrik untuk kehidupan yang lebih baik,†ungkap Nayusrizal.
“Program ini juga salah satu dari sekian upaya pemerataan akses listrik ke seluruh nusantara untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dengan memberikan bantuan pasang baru listrik 900 VA bagi Rumah Tangga (RT) miskin belum berlistrik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),†tambah Nayusrizal.
Hadir dalam penyalaan langsung, anggota komisi VII DPR RI, Nasril Bahar menyampaikan bahwa masyarakat Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan telah mendapatkan pengalokasian 4.500 titik rumah tangga melalui program bantuan dari Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM).
“Setiap keluarga penerima program BPBL mendapatkan fasilitas sambungan baru listrik daya 900 VA, pemasangan instalasi listrik rumah sebanyak 3 titik lampu + 1 stop kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO) serta pengisian token listrik secara gratis,†ungkap Nasril.
Dalam wawancara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengucapkan selamat kepada keluarga penerima program BPBL di Kabupaten Asahan. Semoga dengan adanya listrik masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga.
“Terima kasih kepada kepada semua pihak yang mendukung program BPBLsehingga bisa melampaui target. PLN selalu berupaya untuk menyalurkan listrik kepada masyarakat yang membutuhkan,†kata Awaluddin.
Awaluddin juga mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak dan legal untuk menghindari kejadian kebakaran akibat penggunaan listrik secara illegal. (C04)
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota
Pengamat Kritik Keras Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
kota
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
kota
Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap
kota