Di Tengah Efisiensi Anggaran, MTQ XXV Madina Tetap Digelar, Wabup Atika: Identitas Daerah Tak Boleh Hilang
Di Tengah Efisiensi Anggaran, MTQ XXV Madina Tetap Digelar, Wabup Atika Identitas Daerah Tak Boleh Hilang
kota
BATUBARA l SUMUT24.co
Baca Juga:
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia secara langsung mengukuhkan Asosiasi Gabungan Industri Aluminium Indonesia ( Galunesia) yang dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (14/6/23) di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Menurut Oktavianus Tarigan yang merupakan insan Inalum ditunjuk sebagai Ketua Galunesia menyebutkan, Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan kehadiran Galunesia dalam ekosistem industri aluminium nasional diharapkan bisa menjadi energi baru dalam menjawab tantangan hilirisasi nasional. “Galunesia akan menjadi bagian dari pemangku kepentingan dalam langkah strategis mewujudkan rantai pasok industri aluminium nasional sekaligus memberikan gagasan dan inovasi segar dalam meningkatkan nilai tambah dari produk aluminium,†ujar Agus dihadapan Wartawan. Disebutkan, Galunesia merupakan asosiasi dari entitas industri yang bergerak dalam pengolahan komoditas aluminium. Tujuan Galunesia yaitu menjadi wadah dan katalis dalam menghubungkan semua pemangku kepentingan di industri aluminium nasional mulai dari pemerintah, pelaku industri, pasar, hingga investor. Galunesia memiliki visi sebagai center of knowledge dari industri aluminium nasional. Sementara itu, Direktur Operasional Inalum Rainaldy Harahap mengberharapkaan Galunesia bisa menjadi semangat baru dalam industri aluminium nasional dan memajukan seluruh industri strategis nasional berbahan baku aluminium. “Dengan Galunesia industri aluminium nasional akan lebih mapan karena asosiasi ini akan berperan aktif dalam perumusan regulasi, inovasi, hingga penetrasi pasar yang lebih luas baik di pasar domestik maupun pasar global,†ujar Rainaldy. Perkembangan peradaban modern di Indonesia selama 47 tahun terakhir mengalami percepatan pertumbuhan salah satunya dikarenakan perkembangan industri aluminium nasional. Saat ini kebutuhan pasar domestik terhadap aluminium mencapai 1 juta ton per tahun. Inalum bersama Galunesia diarahkan untuk bisa mempercepat pemenuhan kebutuhan pasar nasional dan melakukan ekspansi global. Hal ini sejalan dengan Noble Purpose MIND ID dalam rangka memajukan peradaban, meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik. Senada disampaikan Ketua Umum Galunesia, untuk mewujudkan visi industri aluminium yang mandiri membutuhkan kontribusi dari semua pihak. Ia berharap partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. “Saya percaya, dengan kolaborasi, kerja keras dan rasa kebanggaan nasionalisme yang sangat besar, kita bisa memajukan industri tempat kita berkarya saat ini menjadi lebih baik dan lebih maju,â€tutup Oktavianus.(Jo)
Di Tengah Efisiensi Anggaran, MTQ XXV Madina Tetap Digelar, Wabup Atika Identitas Daerah Tak Boleh Hilang
kota
Kapolda Sumut Hadiri Launching Serentak SPPG Polri, Tegaskan Komitmen Dukung Program Gizi Nasional
kota
Satgas Pangan Polda Sumut Pastikan Stok Daging Ayam Aman Jelang Ramadhan Hingga Idul Fitri
kota
Diikuti Ratusan Atlet se Sumut, Kejuaraan Karate Piala Kajati Sumut II Dibuka Harli Siregar, Pejabat Pemprov Sumut &039Kompak&039 Tak Hadir
kota
Sergai sumut24.co Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijiriyah, suasana penuh harap dan kebersamaan mulai terasa di tengah masyar
News
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Waketum PKB Ida Fauziyah Kukuhkan Kepengurusan DPW PKB Sumut, PKB Kawal Demokrasi dan Pembangunan SDM
kota
Digerebek di Jalan Sisingamangaraja, Pria 51 Tahun Ditangkap dengan 54 Gram Ganja oleh Polres Padangsidimpuan
kota
RKPD 2027 Paluta Digeber! Bupati Reski Basyah Gaspol Bangun SDM Unggul dan Ekonomi Inklusif
kota