Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Medan | Sumut24 Menjelang akhir tahun 2016, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara terus meningkatkan koordinasi untuk menjaga pasokan bahan pangan sejalan dengan peningkatan permintaan terkait perayaan Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga:
- Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
- Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
- Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara Difi Ahmad Johansyah mengatakan program tersebut merupakan bagian dari roadmap pengendalian inflasi dalam jangka pendek dan menengah untuk mengarahkan inflasi sesuai sasaran yang ditetapkan pada tahun mendatang.
“Menjelang akhir tahun 2016, tekanan inflasi Sumatera Utara masih tetap tinggi meski sudah menurun dibanding dua bulan sebelumnya,” katanya Selasa (6/12).
Dia menyebut inflasi November tercatat 0,76 persen (mtm), menurun dibanding dua periode berturut turut sebelumnya yang mencatatkan inflasi diatas 1 persen. Realisasi inflasi ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi nasional yang hanya tercatat 0,47 persen (mtm).
Realisasi inflasi ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan rataan historisnya dalam 10 tahun terakhir yang hanya tercatat 0,49 persen (mtm). Secara tahunan inflasi Sumut meningkat menjadi 7,65 persen atau 6,13 persen (ytd). Masih tingginya tekanan inflasi pada bulan November 2016 didorong oleh tingginya tekanan inflasi Volatile Foods yang secara bulanan mereda.
“Secara tahunan, tekanan inflasi dari kelompok ini masih tinggi menjadi 18,5 persen atau sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya,”ujarnya.
Terbatasnya cabai merah di sentra produksi akibat masifnya dampak Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menyebabkan harga cabai merah masih tinggi. Kenaikan harga cabai merah juga diikuti dengan kenaikan harga cabai rawit sebagai komoditas substitusi. Sementara itu, berakhirnya periode panen bawang merah di beberapa sentra produksi juga turut mendorong kenaikan harga.
Pantauan Selasa (6/12) menjelang tutup tahun, harga bahan pangan khususnya cabe merah masih mahal kini berada di harga Rp73.000-Rp75.000 per kg, turun sedikit dibanding hari-hari sebelumnya yang mencapai Rp90.000 per kg.
Kenaikan cabe merah ternyata diikuti dengan naiknya harga cabe rawit mencapai Rp60.000 per kg, bawang merah Rp32.000-Rp40.000 per kg, tergantung jenis bawang lokal atau tidak.
Harga tomat relatif bertahan di posisi Rp10.000 per kg. Sedangkan harga bawang putih Rp36.000 per kg. Selain itu harga sayur mayur juga mengalami kenaikan signifikan seperti terong ungu dan kacang panjang Rp10.000 per kg. Harga telur ayam Eropa variatif Rp1.100 – Rp1.300 per butir, telur bebek dan ayam kampung Rp2.500 per butir.(W04)
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota
Pengamat Kritik Keras Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
kota
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
kota