Sambut Ramadan 1447 H, PT SJA Salurkan 200 Kotak Air Mineral untuk 13 Masjid di Perbaungan
Sergai sumut24.co Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijiriyah, suasana penuh harap dan kebersamaan mulai terasa di tengah masyar
NewsMedan|SUMUT24 Panitia Khusus DPRD Medan Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Walikota Medan atas Pelaksanaan APBD 2015 (Pansus) 2015 meninjau sejumlah sekolah yang menerima bantuan mobiler (kursi/meja) belajar. Peninjauan untuk memastikan pengadaan mobiler oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan sesuai dengan laporan keuangan Pemko Medan tahun 2015.
Baca Juga:
Kunjungan Pansus LPj DPRD Medan yang dipimpin M Nasir meninjau SMA Negeri 1 yang menerima 240 set (kursi/meja), SMK N 7 yang menerima 240 set dan SMA N 2 Medan sebanyak 200 set. Mobiler tanpa label yang menunjukkan data aset menimbulkan pertanyaan bagi anggota Pansus.
“Seyogyanya logo Pemko ditampilkan, ini kan duit rakyat. Masa harus disembunyikan. Muncul kecurigaan, apakah ini menggunakan dana APBD atau komite. Ini masih kita carai tau,” kata Anggota Pansus LPj DPRD Medan Irsal Fikri, Selasa (27/9).
Dari hasil peninjuan, ada logo Pemko Medan yang terkesan disamarkan. Ada juga yang tanpa ada label apapun, baik cat atau stiker pada mobiler yang ditunjukkan oleh Disdik Medan sebagai bukti fisik pelaksanaan anggaran sudah dilaksanakan.
“Kalau sampel tadi tidak ada, kita duga sama seperti 21 sekolah (penerima) lainya. INi kitra minta tim untuk telusuri,” katanya.
Anggota Pansus LPj DPRD Medan Godfried Effendi Lubis mengatakan, seharusnya ada data register aset Pemko Medan pada mobiler. Sehingga
M Nasir mengatakan Disdik Medan harus memberikan label identitas mobiler yang disebar ke sekolah-sekolah di Medan. “Jika tidak ada, akan muncul kecurigaan-kecurigaan. Darimana sumber anggaranya,” kata Nasir.
Selain itu, dia juga meminta agar Pemko Medan tidak hanya memperhatikan sekolah negeri. Bantuan mobiler juga layak diberikan kepada sekolah-sekolah swasta untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar.
Kepala Sekolah SMA N 1 Medan Safriani memastikan tidak ada upaya menyamarkan sumber anggaran mobiler. “Tidak ada mau disamarkan. Memang tidak ada kami buat labelnya. Jujur saja, saya kan tak tau bapak ibu mau datang,” katanya.
Sebelumnya, dalam rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) LPj KOta Medan tahun 2015, Pansus LPj DPRD Medan meminta data rincian pelaksanaan yang akan dikoreksi ke sekolah-sekolah di Medan. Pertanyaan itu terkait realisasi belanja Rp 1,14 trilun di Disdik Medan. Program yang dipertanyakan diantaranya, pengadaan mobiler sebesar Rp 7,839 miliar, pengadaan peralatan laboratorium komputer untuk SMP Rp 1,978 miliar, pengadaan mobiler SMA/SMK Rp 5,475 miliar. (R02)
Sergai sumut24.co Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijiriyah, suasana penuh harap dan kebersamaan mulai terasa di tengah masyar
News
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Waketum PKB Ida Fauziyah Kukuhkan Kepengurusan DPW PKB Sumut, PKB Kawal Demokrasi dan Pembangunan SDM
kota
Digerebek di Jalan Sisingamangaraja, Pria 51 Tahun Ditangkap dengan 54 Gram Ganja oleh Polres Padangsidimpuan
kota
RKPD 2027 Paluta Digeber! Bupati Reski Basyah Gaspol Bangun SDM Unggul dan Ekonomi Inklusif
kota
Arus Kembali Normal! Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Kawal Pembukaan Jembatan Batang Angkola
kota
Generasi Emas Harus Bersih! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Suntikkan Kesadaran Anti Narkoba di Sangkunur
kota
Perang Total Lawan Narkoba!&rdquo Dansatgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Tegaskan Generasi Muda Harus Diselamatkan
kota
Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Tohong Pangondian Harahap Resmi Pimpin PMI Paluta 2026&ndash2031
kota