Sabtu, 06 Juni 2026

Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak

Administrator - Sabtu, 06 Juni 2026 09:24 WIB
Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak
sumut24.co - Jakarta

Baca Juga:

Pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para orang tua umumnya sudah semakin cermat dalam membaca label produk untuk memeriksa kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral. Namun, di balik daftar panjang zat gizi tersebut, ada satu aspek penting yang sering kali luput dari perhatian: bagaimana produk tersebut diproses sebelum dikonsumsi.


Dalam industri susu formula, mayoritas produk harus melewati rantai produksi yang panjang dan bertahap—mulai dari pencampuran, pemanasan berulang, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan. Meskipun tahapan intensif ini bertujuan memenuhi standar keamanan dan stabilitas, proses tersebut berisiko mengubah struktur alami susu.


Sebaliknya, inovasi pengolahan susu segar menjadi susu bubuk melalui satu tahap proses produksi (one-step process) terbukti dapat membantu menjaga kesegaran sekaligus mempertahankan kualitas zat gizi alami di dalamnya.


Dampak Proses Intensif terhadap Nutrisi


Kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dan pengolahan yang terlalu intensif dapat mengubah struktur protein serta komponen penting lainnya dalam susu. Perubahan struktur ini berpotensi memengaruhi kualitas gizi, daya cerna, hingga bagaimana tubuh anak menyerap serta memanfaatkan nutrisi tersebut. Dengan kata lain, kualitas akhir sebuah produk sangat ditentukan oleh seberapa baik zat gizi tersebut dijaga selama proses produksi.


Pakar Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, menegaskan bahwa kebiasaan orang tua meneliti informasi nilai gizi pada label kemasan adalah langkah yang sangat tepat. Namun, ia mengingatkan agar orang tua juga memperhatikan urutan bahan bakunya.


"Sangat penting untuk memperhatikan ketersediaan komposisi zat gizi dalam produk. Perlu diketahui bahwa nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan bahan baku utama dari produk tersebut," ujar Dr. Arif.

Menjawab tantangan tersebut, inovasi pangan anak kini mulai bergeser ke arah pendekatan produksi yang lebih sederhana dan terukur, tanpa mengorbankan standar keamanan. Penelitian terkini berhasil mengembangkan jalur produksi susu formula yang lebih minimal (minimal processing). Pendekatan ini efektif menjamin keamanan mikrobiologis sekaligus menekan risiko kerusakan struktur protein.


Melalui inovasi ini, orang tua mendapatkan edukasi baru: kualitas susu tidak hanya dinilai dari banyaknya zat gizi tambahan yang dimasukkan, melainkan dari bagaimana zat gizi alami dari bahan baku segar tersebut dipertahankan hingga siap disajikan.

Kendati inovasi formula terus berkembang, Dr. Arif Sabta Aji kembali mengingatkan bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah pilihan terbaik dan wajib diutamakan sebagai asupan tunggal, khususnya pada usia 0-6 bulan pertama kehidupan anak.


Penggunaan susu formula hanya disarankan sebagai penunjang apabila terdapat kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan serta meneliti komposisi produk secara mendalam demi mengambil keputusan terbaik bagi masa depan anak. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Tindakan Preventif, Modesta Marpang SKM Minta Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Posyandu
Disaat Sosper, Modesta Marpaung SKM S Keb Edukasi Masyarakat Terkait Kesehatan
Sinergi Layanan Kesehatan Diperkuat, Bupati Sergai Tekankan Pemerataan hingga Desa
TNI Hadir untuk Rakyat, Satgas TMMD ke-127 Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Tapsel
Gotong Royong Satgas TMMD ke-127, Rumah Tak Layak Huni di Sangkunur Direhab Total
komentar
beritaTerbaru