Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
2 Warga Sergai Terduga Virus Corona Meninggal
Baca Juga:
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Satu Orang Pasien Berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease atau Covid-19 asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meninggal dunia.
Hal ini disampaikan Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai H Akmal AP M.Si melalui keterangannya yang disampaikan kepada wartawan di Posko Gabungan Terpadu Penanganan Covid-19, Rumah Dinas Bupati Sergai di Sei Rampah, Minggu (12/4/2020).
Dijelaskan Akmal selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, bahwa pasien ODP yang meninggal tersebut diketahui berinisial BB (78) warga Kecamatan Sipispis. Sedangkan pasien berstatua PDP yakni RS (67) warga Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai.
“Kedua pasien ini meninggal dunia, sabtu (11/4/2020). Untuk pasien ODP warga Sipispis meninggal di Rumah Sakit Pamela Tebing Tinggi, sedangkan untuk pasien PDP warga Dolok Masihul meninggal dunia saat dirawat di RS Royal Medan,” ungkap Akmal.
Lebih lanjut dijelaskan Akmal, untuk pasien ODP berinisial BB ini dirawat di RS Pamela Tebing Tinggi sejak Jumat (10/4/2020) dan didiagnosa mengidap Pneumonia CKD ( Kidney Chronic Desease) dengan keluhan batuk dan sesak nafas. Pasien juga telah lama menderita sakit ginjal dan asam lambung. Namun pasien tidak ada riwayat perjalanan keluar negeri maupun ke daerah zona merah Covid-19.
“Berdasarkan dari keterangan RS tempat pasien dirawat, bahwa hasil Rapid Test nya negatif. Pasien tersebut juga sudah dimakamkan di kampung halamannya sesuai prosedur tetap (protap) Covid-19, ” jelasnya.
Sedangkan untuk pasien status PDP berinisial RS warga Dolok Masihul, masuk RS Royal Prima Medan, sabtu (11/4/2020) dini hari, dinyatakan meninggal pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien mempunyai keluhan sesak nafas dengan diagnosa Pneumonia. Pasien juga telah dilakukan test Swap dan masih menunggu hasil.
“Setelah melakukan koordinasi dengan pihak RS, Pemko Medan dan juga keluarga korban telah disepakati akan dilakukan pemakaman pada malam harinya sesuai protap Covid-19 di Pemakaman Simalingkar B Medan,” terangnya.
Sementara itu, menurut keterangan Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit dan Direktur RS Sultan Sulaiman dr Nanda Satria Hasrimy, pasien yang berstatus ODP asal Sipispis maupun pasien status PDP asal Dolok Masihul Kabupaten Sergai tidak melalui Rujukan dari Puskesmas maupun RS Pemerintah dan Swasta di Wilayah Sergai.
“ODP maupun PDP masuk melalui IGD sehingga rujukannya dari IGD RS yang bersangkutan. Mereka masing-masing masuk IGD baik di RS Sri Pamela maupun RS Royal Prima tanpa melalui rujukan RS dari Sergai,” terang Bulan Simanungkalit.(Bdi)
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota
Ketum Bakopam Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat
kota
Polresta Deli Serdang berhasil amankan Pelaku Judi Togel
kota
Tim URC MIT Jatanras Polda Sumut Ringkus 7 Begal Sadis di Wilkum Polrestabes Medan dan Polres Belawan.
kota