BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Perintah Berdiam Dirumah, Pemerintah Harus Beri Solusi Kebutuhan Pokok Cukup
Baca Juga:
- BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
- Arus Petikemas BNCT Capai 59.918 TEUs pada Mei 2026, Pertumbuhan Berlanjut di Tengah Penguatan Aktivitas Perdagangan
- BNCT Terima Kunjungan PT Evergreen Shipping Agent Indonesia, Perkuat Kolaborasi Layanan Terminal
Oleh : Hasan Basri Siregar wartawan Sumut24
Dampak virus corona yang sudah membuat masyarakat di dunia ketakutan dan was-was. Ditambah lagi adanya maklumat Kapolri agar berdiam dirumah dan tidak berkumpul-kumpul. Memang ada baiknya untuk memutus tali rantai virus corona, akan tetapi harusnya pemerintah memberikan solusi yang konkrit dengan ketersedian kebutuham pokok masyarakat yang cukup dirumah. Kalau itu belum diterapkan sama halnya masyarakat akan terus keluar rumah untuk mencari sesuap nasi, karena negara tak memberikan jaminan hanya diperintah berdiam diri dirumah. Bagaimana masyarakat ekonomi kecil menghidupi keluarganya, tidak seperti ASN kerja dirumah tapi gaji jalan terus.
Begitu juga kalau kita mengacu dampak dari penularan Virus Covid 19 dan daya tahannya di permukaan, dari hasil tes yang dilakukan oleh para ilmuwan dari National Institutes of Health, Princeton University dan University of California, Los Angeles, langkah pemerintah untuk melakukan kebijakan stay at home segera dilaksanakan.
kebijakan pemerintah terkait penanganan Virus Covid 19, yang menurutnya belum tepat sasaran, karena pemerintah hanya memberikan himbauan saja tanpa solusi. Memang kita apresiasi keputusan presiden untuk mengratiskan pembayaran listrik bagi masyarakat kecil dan adanya kebijakan Pemprovsu untuk membayar PKB tanpa denda selama virus corona ini. Namun juga harusnya merata diberikan bantuan kepada masyarakat yang berdiam diri dirumah sehingga maklumat dan protokol kesehatan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan pemerintah.
Anjuran stay at home tanpa diimbangi pemerintahan pusat maupun daerah dengan pemberian makanan dan nutrisi untuk meningkatan kualitas Imun warganya satu atau dua minggu kedepan adalah sia-sia.
Pasalnya, hasil pekerjaan peneliti yang diterbitkan Rabu, 11 Maret 2020, dikutip dari Time, menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebar melalui udara serta dari menyentuh benda-benda yang terkontaminasi oleh orang lain yang memilikinya, selain kontak langsung orang-ke-orang.
Tak tanggung-tanggung, penelitian ini dipimpin langsung oleh, Julie Fischer, seorang profesor mikrobiologi di Universitas Georgetown.
“Ini adalah pekerjaan padat yang menjawab pertanyaan yang diajukan orang,” dan menunjukkan nilai dan pentingnya nasihat kebersihan yang ditekankan oleh pejabat kesehatan masyarakat, jelas profesor Julie Fischer.
Ditemukan bahwa virus yang layak dapat dideteksi hingga tiga jam kemudian di udara, hingga empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada kardus dan hingga dua hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel.
Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan alat nebulizer untuk menempatkan sampel virus baru ke udara, meniru apa yang mungkin terjadi jika orang yang terinfeksi batuk atau membuat virus mengudara dengan cara lain.
Oleh karenanya, apa yang dilakukan Pemkab Deli Serdang dengan mengelontorkan anggaran sampai puluhan milyar, seumpama, “menuang garam kelautan”.
Hal itu dapat ditandai, Pemkab Deli Serdang lebih memilih malakukan penyemprotan disinfektan bagi bagi sarung tangan dan masker, ketimbang ke-substansinya, yakni berdiam dirumah dengan jaminan pasokan makanan beberapa hari kedepannya.
Secara terpisah, Jamauddin wakil bendahara ferum Exponen Pemuda Deli Serdang ( Forenda) saat dihubungi Rabu (1/4) juga mengatakan, Hal yang paling mendasar aja belum tersentuh Pemkab DS. contohnya saat ini lebih banyak masyarakat yang tidak pakai masker dari pada yang pake.
Urainya lagi, bukan masyarakat tak bisa beli tapi barang tu yang gak ada dijual apalagi sampek masalah pemberian sembako jadi menurut saya gerak cepat pemerintah dalam pemberian masker dan sembako kepada masyarakat harus gerak secepatnya.
Hasil tangkapan nelayan sekarang hampir tidak laku, ikan di jual murah ,sementara kebutuhan rumah tidak bisa terpenuhi kalok ini dibiarkan berlarut nanti masyarakat bawah bisa anarkis maka saya berharap tolong pemerintah gerak secepatnya, tandas Jamauddin. ***
(Penulis juga wakil sekretaris forum Exponen Pemuda Deli Serdang)
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 59.918 TEUs pada Mei 2026, meningkat 10,5 pers
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan kerja PT Evergreen Shipping Agent Indonesia di Terminal A d
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co Keselarasan layanan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga k
Ekbis
Belawan sumut24.co Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing industri maritim
Ekbis
Belawan sumut24.co Kemitraan yang berkelanjutan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran memiliki peran penting dalam menjaga kel
Ekbis
Belawan sumut24.co Perkembangan jaringan pelayaran regional menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran arus perdagangan in
Ekbis
Belawan sumut24.co Potensi penguatan konektivitas logistik antara Indonesia dan Malaysia terus menjadi perhatian pelaku industri pelayaran
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3) medis di sejumlah Puskesmas seKabupaten Asahan kini mengundang sor
News