Rabu, 01 April 2026

Sekda Tapsel Terkejut Ditanya Soal Bocah Makan Sabun

Administrator - Selasa, 25 Februari 2020 14:17 WIB
Sekda Tapsel Terkejut Ditanya Soal Bocah Makan Sabun

Sekda Tapsel Terkejut Ditanya Soal Bocah Makan Sabun TAPSEL I SUMUT24 Setelah menjadi sorotan media, kasus tiga bocah kakak beradik yang makan sabun di Desa Muara Tais II, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kini sudah ditangani pemerintah daerah.

Baca Juga:

Sekda Tapsel Parulian Nasution yang dikonfirmasi, Senin (24/2) terkait nasib tragis tiga bocah mengaku terkejut. Saat itu juga, Parulian memanggil Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Nurdin Pane, Kadisdik Amros Karangmatua, Kadinkes Sri Khairunisa.

Langkah pertama yang dilakukan, sambung Sekda memberikan arahan, Dinas Sosial segera melakukan langkah konkrit dengan melakukan pendataan serta memasukan keluarga Rosul bersama tiga anak dan orang tuanya dalam program pemerintah, diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH) dan jatah Beras Raskin.

Untuk Dinas Pendidikan, ketiga bocah malang ini mendapatkan program pendidikan gratis, dana bos hingga pendidikan 12 tahun.

Di bidang Kesehatan, Dinas Kesehatan Tapsel akan memberikan pelayanan kesehatan bagi Rosul beserta anak dan orang tuanya. Dengan harapan, ketiga anak-anak malang ini tidak lagi kekurangan asupan gizi, dan kekurangan makan sebagaimana yang dialaminya selama ini.

“Besok semua tim akan mengunjungi keluarga tersebut. Semua program kita berikan sehingga ketiga anak-anak tersebut lebih sehat dan dapat melanjutkan pendidikan hingga lulus sekolah dasar,” kata Sekda, didampingi sejumlah kepala dinas di ruangan kerjanya.

Kepala Dinas Sosial Nurdin Pane, mengatakan akan memperbaiki daftar penerima bantuan manfaat dan PKH termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait agar memanggil kembali para kades dan lurah guna memutakhirkan data sehingga dilaporkan secepatnya ke Kementerian Sosial.

Sedangkan 2020 Tapsel mwndapatlan kucuran dana PKH lebih dari Rp20 Milliar “Akan saya laksanakan secepatnya biar tidak ada lagi kejadian seperti hari ini,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tiga bocah kakak beradik di Desa Muara Tais II, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, hampir setiap hari memakan sabun cuci. Hal itu terpaksa dilakukan karena tidak ada makanan untuk menghilangkan rasa lapar di perutnya.

Plank Pos Yandu yang mengimbau tambah umur, tambah berat dan tambah sehat dengan gambar Ketua TP PKK Tapsel Hj Saufina Syahrul Pasaribu terpajang gagah di halaman rumah Soriani Batubara, tampaknya hanya hiasan semata.

Ketiga bocah ini yang paling besar Novri (9), Juliandi (7) dan Andika (4). Ketiganya diasuh neneknya, Soriani Batubara (80) di rumah sederhana berukuran 6×6 meter peninggalan almarhum suaminya.

Mereka sehari-hari mengharapkan penghasilan Rosul (45) yang bekerja serabutan. Bila ada orderan mencangkul dan membersihkan kebun, barulan ayah tiga anak ini membawa rezeki untuk makan keluarga. Itupun kalau ada, jika tidak dapurpun tak berasap. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polsek Tanjung Morawa Tangkap Terduga Pelaku Pencurian pakan ternak ayam 20 sak
Dorong Ekonomi Kreatif Naik Kelas, Bobby Nasution Fasilitasi HAKI Gratis di Sumut
“Skandal BUMN Bandara Terbongkar: Audit Badan Pemeriksa Keuangan Bongkar Dugaan Kerugian Puluhan Miliar di PT Angkasa Pura II”
Tepung Tawar Warnai Persiapan 562 Calon Haji Deli Serdang
Usai Libur Lebaran, SPPG Desa Suka Jadi Kembali Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa dan Guru
Pengedar Sabu Ditangkap di Kandang Lembu, Unit Reskrim Perbaungan Ungkap Keterlibatan dalam Curas Sawit dan Perusakan CCTV
komentar
beritaTerbaru