Selasa, 31 Maret 2026

Peringati HAB Ke-74 Walikota Irsan Efendi Berikan Tali Asih Kepada Keluarga Kurang Mampu

Administrator - Senin, 06 Januari 2020 14:26 WIB
Peringati HAB Ke-74 Walikota Irsan Efendi Berikan Tali Asih Kepada Keluarga Kurang Mampu

 

Baca Juga:

Padangsidimpuan | Sumut24

Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution memberikan taliasih kepada keluarga kurang mampu, Jumat, (3/1), pada saat acara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke 74 Kemenag tahun 2020.

Dalam kesempatannya, Walikota Irsan Efendi Nasution sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang berlangsung di Lapangan MAN 2 Jalan Sutan Sori Pada Mulia, Padangsidimpuan.

Selain tali asih bagi yang kurang mampu, Walikota juga lakukan Pemberian Piagam Penghargaan kepada Bapak/Ibu yang pensiun tahun 2019, pemberian penghargaan kepada Pramubhakti/honorer masa kerja 10 tahun, pemberian hadiah juara kemah bersama madrasah lingkungan Kankemenag Kota Padangsidimpuan.

Di samping itu, juga diberikan hadiah kepada juara gebyar prestasi dan seni lingkungan madrasah di lingkungan Kankemenag Kota Padangsidimpuan. Sedangkan untuk juara kreatifitas media pembelajaran madrasah di lingkungan Kankemenag Kota Padangsidimpuan.

Pelaksanaa HAB turut dihadiri Wakil Walikota Ir.Arwin Siregar, Forkopimda, Kapolresta, Danyon 123/RW, mewakili Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, Mewakili Kejaksaan, Pimpinan OPD Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Ketua MUI, Kepala KUA, Kepala MTS/MAN se Kota Padangsidimpuan.

Dalam pidatonya, Irsan Efendi Nasution membacakan amanat Menteri Agama RI Fahcrul Razi.

“Kementerian Agama yang dibentuk pada tanggal 3 Januari 1947 dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi. Kementerian Agama lahir ditengah kancah revolusi fisik bangsa Indonesia.”

“Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Menjamin kemerdekaan tiap tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing masing dan untuk beribadat menurut agama dan keyakinannya sesuai pasal 29 UUD 1945,” sambungnya.

Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menegaskan bahwa, identitas keagamaan dan identitas kebangsaan adalah satu kotak yang tidak bisa dipisahkan dari sprit bernegara. Keshalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling mendukung satu sama lain.

“Sebagai negara baru kita tidaklah sekadar ingin mengejar ketertinggalan terhadap negara-negara maju, melainkan sebagai orang beriman kita ingin membangun kehidupan bermartabat spritual dan material dengan rido ilahi. Ini saya kutip dari Jendral Besar TNI Dr.AbdulHaris Nasution yang sangat relevan dengan misi Kementrian Agama,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, Hari Amal Bhakti Kementerian Agama tahun 2020 mengangkat thema, “ummat rukun, Negara maju”. Dia mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di pusat dan daerah agar menjadi agen perubahan dalam memperkuat kerukunan ummat beragama di tanah air.

“Kementerian Agama hadir untuk melindungi agama dan semua pemeluk agama harus bisa mengawal dan mengembangkan peran strategis secara kontekstual di tengah masyarakat,”ujarnya.

Dalam pantauan, acara berlangdung tertib dan khidman hingga selesai. (mat)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
komentar
beritaTerbaru