Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
Baca Juga:
Tapsel | Sumut24
Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menggalakkan pola tanam padi dengan sistim Jarwo (Jajar Legowo), bahwa dengan gerakan tanam padi dengan sistem jajar legowo ini bertujuan meningkatkan produktifitas padi.
Demikian dikatakan Kadis Pertanian Daerah Kabupaten Tapsel, Ir.Bismark M Siregar didampingi Kabid Tanaman Pangan,Iswal P Siregar.SP diruang Kerjanya Senin (6/1). Dikatakan Bismark, Cara tanam seperti ini merupakan salah satu teknik yang dapat menghasilkan produksi yang cukup tinggi.
“Selain itu, penanaman padi dengan sistem jajar legowo ini dapat memberikan kemudahan dalam aplikasi pupuk dan pengendalian hama pengganggu tanaman,†ujar Bismark.
Kegiatan pola tanam jajar legowo ini sebenarnya sudah lama disosialisasikan, namun masih banyak masyarakat yang enggan beralih dari pola lama. “Kiranya masyarakat Petani Kabupaten Tapsel dapat menerapkan sistem jajar legowo demi keberhasilan swasembada pangan,” kata Bismark.
Bismark juga mengucapkan terimakasih kepada warga petani yang telah menerapkan penanaman padi dengan sistem legowo selama ini.
“Kami tidak akan letih memberikan motivasi dan secara fokus membantu petani dalam mewujudkan keberhasilan pangan di daerah ini,†jelasnya.
Sementara itu Kabid Tanaman Pangan, Iswal P Siregar SP, mengatakan, ada 4 Metode Pola Tanam di Tapsel, yang pertama, Jajar Legowo, Metode Aston, Metode SRI dan Metode Tabela, namun yang paling banyak diterapkan adalah Metode Jajar Legowo,” ucap Iswal.
Selain itu, keunggulan Metode Jarwo adalah meningkatnya produktivitas padi secara otomatis 30 Persen dibanding pola lama. Kata Iswal lagi, Metode Jarwo menggunakan 4:1, 2:1, dan 3:1.
Kemudian untuk Bibit Iswal menyarankan menggunakan label Biru karena sudah disertifikasi BPSB. Sedangkan untuk Pupuk dianjurkan Pupuk Urea denga dosis 250 Kg/ Hektare, TSP 150 Kg/Hektare dan KCL 150 Kg/Hektare.
Untuk Kabupaten Tapsel ada 4 Kecamatan penyangga Padi yaitu Kecamatan Batang Angkola, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Kecamatan Angkola Timur dan Kabupaten Tapsel surplus,” pungkas Iswal.(mat)
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota