Selasa, 31 Maret 2026

Robohkan Puluhan Rumah Warga, Pelindo I Dituding Tak Manusiawi

Administrator - Rabu, 25 Desember 2019 11:04 WIB
Robohkan Puluhan Rumah Warga, Pelindo I Dituding Tak Manusiawi

Medan I SUMUT24

Baca Juga:

Penghancuran  rumah warga di Badan Deli, Belawan, Kota Medan oleh PT Pelindo I (Persero) langsung dikecam banyak pihak. Alasannya, aksi itu dinilai tak manusiawi karena mengganggu warga yang akan merayakan Natal.

“Apapun alasannya ini bukan sikap yang terpuji dari Pelindo 1 Belawan. Ini tidak manusiawi karena warga mau merayakan misa dan Natal tapi rumah mereka dirobohkan. Ini menciderai hak asasi,” ujar Bakal Calon Wali Kota Medan, OK Edy Ikhsan di Medan, Selasa (24/12).

Sebelumnya 40 unit rumah warga Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan dirobohkan dengan alat berat, beberapa jam sebelum berlangsung malam Natal, Selasa (24/12).

“Tolonglah kami pak, kami ini mau natalan, janganlah rumah kami, tempat kami berteduh, tempat berdoa bersama keluarga pada malam Natal ini dirobohkan, tunggulah setelah Natal,” ujar Derina Br Simanjuntak (65), warga Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli.

Edy yang selama ini diketahui sebagai aktivis kemanusiaan itu menilai, pembongkaran rumah warga jelang malam Natal seolah ingin mempertontonkan kekuasaan dan kewenangan tanpa melihat momentum.

“Seakan-akan kekuasaan dan kewenangan itu bisa digunakan sesuka hati tanpa memikirkan orang yang akan beribadah. Ini menyakitkan,” ujar Edy Ikhasan, Dosen Hukum USU.

Edy Ikhsan menyarankan Pelindo I Belawan segera menyediakan hunian sementara bagi warga yang rumahnya dirobohkan.

“Saudara kita yang di sana mau Natalan. Apakah kita bisa membayangkan bagaimana sakitnya perasaan mereka saat hari bahagia ternyata bersama keluarga harus sirna oleh bentuk-bentuk kesewenang-wenangan,” tukas Edy Ikhsan.

Kecaman yang sama terhadap Pelindo I juga disampaikan Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Erwin Siahaan mengecam aksi Pelindo 1 Cabang Belawan yang merobohkan 40 bangunan rumah warga di Jalan Raya, Pelabuhan Belawan. Menurutnya, apa yang dilakukan Pelindo tidak mencerminkan rasa toleransi beragama. Sebab, penggusuran dilakukan menjelang malam perayaan Natal umat Kristiani.

“Mau nangis saya dengarnya, apa gak bisa setelah Natal dan Tahun Baru dilakukan penggusuran,” ujarnya, Rabu (25/12/2019).

Anggota DPRD Medan ini tidak tahu pasti siapa yang salah dan benar dalam persoalan penggusuran lahan. Apabila masyarakat yang salah karena menempati lahan Pelindo 1, maka tidak semestinya penggusuran dilakukan jelang perayaan Natal.

“Bagaimana kalau dari masyarakat yang digusur itu merayakan Natal, tidak ada lagi tempat tinggalnya. Apa gak bisa ditunda, apakah pihak kecamatan sudah memfasilitasi atau ikut membantu mencari tempat tinggal yang layak misalnya, walaupun mereka salah, tapi mereka rakyat kita juga, warga negara Indonesia,” tutur mantan driver ojek online itu.

“Mau dibuat apa lahan bekas penggusuran itu, apakah segenting itu sampai-sampai Pelindo menggusur jelang Natal,” ujarnya.

Sementara itu, Manager SDM dan Umum Pelindo 1 Cabang Belawan, Khairul Ulya menyatakan, ada sekitar 40 bangunan liar yang ditempati warga yang dirobohkan, karena bangunan tersebut terkena pelebaran Jalan Pelabuhan Raya yang merupakan akses jalan keluar masuk pelabuhan peti kemas.

Dikatakan kepada warga sebelumnya, katanya, telah diberi uang pindah sebesar Rp 7,5 juta, namun sebagian warga masih bertahan menempati lahan tersebut hingga batas akhir yang diberikan. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,  Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
komentar
beritaTerbaru