Minggu, 28 Juni 2026

Kepedulian Terhadap Sesama Bisa Eliminasi Stunting

Administrator - Minggu, 22 Desember 2019 14:01 WIB
Kepedulian Terhadap Sesama Bisa Eliminasi Stunting

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. Kondisi ini mengakibatkan seseorang memiliki tinggi badan yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seusianya.

Stunting menjadi salah satu prioritas di bidang kesehatan yang perlu penanganan segera. Untuk itu, masyarakat diajak bersinergi menanggulangi stunting, antara lain dengan lebih peka dan peduli pada sesama.

Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi saat memberikan arahan dan bimbingan pada acara Dialog Interaktif Milad ke-21 Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Sumut, di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan, Sabtu (21/12).

“Gizi buruk itu salah satunya karena kondisi ekonomi. Kalau lah kita sesama tetangga saling peduli dengan kondisi satu sama lain, tak mungkin ada stunting ini. Kita dengar tetangga kita, anak tetangga, tak punya sesuatu untuk dimakan, hati kita mestinya tergerak untuk saling bahu-membahu memberi bantuan,” katanya.

Nawal mengajak masyarakat untuk meniru konsep PKK yang dikenal dengan Dasa Wisma, yaitu perkumpulan kelompok ibu dari 10 Kepala Keluarga rumah yang bertetangga untuk mempermudah jalannya suatu program. “Jadi, ibu-ibu dalam kelompok ini bertanggung jawab untuk tetangga masing-masing. Saling bantu membantu, saya yakin cara ini efektif untuk eliminasi stunting,” jelas Nawal.

Kemudian, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember, Nawal mengingatkan para kaum ibu untuk selalu meningkatkan wawasan tentang nutrisi. Sehingga, saat menyiapkan makanan untuk keluarga bisa mempertimbangkan komposisi gizi. “Bergizi itu tidak harus mahal Ibu-Ibu, yang penting kita harus kreatif,” ucapnya.

Ketua Periodik Forhati Wilayah Sumut Rahmadani Hidayatin menyebut bahwa sesuai tema dialog yakni Resiliensi Keluarga sebagai Pertahanan Kesehatan dalam Mewujudkan Generasi Unggul yang Bermartabat Bebas Stunting, Rahmadani yakin bahwa pencegahan stunting bisa dimulai dengan meningkatkan resiliensi atau kekuatan dan ketahanan keluarga.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
MENGENAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI (UNPAB)
Bank Sumut Resmikan KCP Sei Berombang, Perkuat Inklusi Keuangan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Labuhanbatu
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Semangat ‘Tampakna do Rantosna’, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
Modus Check-in Hotel Sindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
komentar
beritaTerbaru