Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. Kondisi ini mengakibatkan seseorang memiliki tinggi badan yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seusianya.
Stunting menjadi salah satu prioritas di bidang kesehatan yang perlu penanganan segera. Untuk itu, masyarakat diajak bersinergi menanggulangi stunting, antara lain dengan lebih peka dan peduli pada sesama.
Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi saat memberikan arahan dan bimbingan pada acara Dialog Interaktif Milad ke-21 Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Sumut, di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan, Sabtu (21/12).
“Gizi buruk itu salah satunya karena kondisi ekonomi. Kalau lah kita sesama tetangga saling peduli dengan kondisi satu sama lain, tak mungkin ada stunting ini. Kita dengar tetangga kita, anak tetangga, tak punya sesuatu untuk dimakan, hati kita mestinya tergerak untuk saling bahu-membahu memberi bantuan,†katanya.
Nawal mengajak masyarakat untuk meniru konsep PKK yang dikenal dengan Dasa Wisma, yaitu perkumpulan kelompok ibu dari 10 Kepala Keluarga rumah yang bertetangga untuk mempermudah jalannya suatu program. “Jadi, ibu-ibu dalam kelompok ini bertanggung jawab untuk tetangga masing-masing. Saling bantu membantu, saya yakin cara ini efektif untuk eliminasi stunting,†jelas Nawal.
Kemudian, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember, Nawal mengingatkan para kaum ibu untuk selalu meningkatkan wawasan tentang nutrisi. Sehingga, saat menyiapkan makanan untuk keluarga bisa mempertimbangkan komposisi gizi. “Bergizi itu tidak harus mahal Ibu-Ibu, yang penting kita harus kreatif,†ucapnya.
Ketua Periodik Forhati Wilayah Sumut Rahmadani Hidayatin menyebut bahwa sesuai tema dialog yakni Resiliensi Keluarga sebagai Pertahanan Kesehatan dalam Mewujudkan Generasi Unggul yang Bermartabat Bebas Stunting, Rahmadani yakin bahwa pencegahan stunting bisa dimulai dengan meningkatkan resiliensi atau kekuatan dan ketahanan keluarga.(W03)
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota
Camat Medan Amplas Pimpin Upacara di TPI, Bagikan 640 Bingkisan untuk Siswa
kota
Pengamat Kritik Keras Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
kota
Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD,Bobby Nasution Paparkan Peningkatan Makro Ekonomi Sumut
kota
Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Kini Tempati Huntara dan Huntap
kota