TEBINGTINGGI | SUMUT24
Baca Juga:
Sebanyak 18 warga kurang mampu Lingk.IV Kel Lalang, Kec Rambutan Kota Tebingtinggi membayar beras miskin (raskin) dengan menukar sampah anorganik di Bank Sampah Mandiri kelurahan setempat, Kamis (28/4). Penukaran sampah dengan raskin tersebut dimotori Camat Rambutan dan kepala Kelurahan Lalang.
Camat Rambutan Zuber Husni Harahap SH didamping Lurah Lalang Hadi Supeno SH kepada wartawan mengatakan, warga kurang mampu yang mendapatkan raskin cukup menukarnya dengan sampah anorganik yang dikumpulkan warga melalui Bank Sampah Mandiri yang ada Kelurahan Lalang.
â€Hal ini kita lakukan agar warga tidak lagi pusing untuk membayar raskin dengan rupiah tapi cukup dengan sampah anorganik yang dikumpulkan warga ,†ujar Zuber semabri mengtakan inilah hasil sampah yang dikumpulkan warga dan menukarnya dengan raskin 15 Kg dari Bank Sampah
bersama.
Dijelaskan Camat Rambutan,jika dalam hitungan satu bulan warga banyak mengumpulkan sampah anorganik di bank sampah tentu nilai rupiahnya lebih banyak dan bisa membayar rekening listrik rumah serta untuk keperluan lainnya.
Bank sampah mandiri di Kelurahan Lalang ini, kata Camat Rambutan, tidak hanya menerima sampah anorganik tapi juga menerima sampah organik . Untuk jenis sampah organik yang dikumpulkan warga di bank sampah ini dan diolah menjadi kompos, Kemuidan kompos itu dijual dan hasilnya dibagikan kepada warga yang ikut mengumpulkan sampah di bank sampah mandiri.
Sementara itu, Lurah Lalang Hadi Supeno SH mengatakan,jumlah warga Kelurahan Lalang yang ikut mengumpulkan sampah anorganik dan organik pada Bank Sampah Mandiri berjumlah 68 orang dan 18 warga pengumpul sampah anorganik itu sudah dapat menukarnya dengan raskin.
“Untuk hari ini ada 18 warga pengumpul sampah anorganik yang dapat menukarkannya dengan raskin dan diserahkan langsung oleh bapak camat Rambutan kepada warga kita,†kata Lurah Lalang yang akrab dipanggil Peno
Camat Rambutan meminta kepada warganya untuk dapat menjadi pelopor di lingkungan dan mengajak warga lainnya menjadi nasabah bank sampah.Sehingga ke depannya kota Tebingtinggi khususnya Kecamatan Rambutan bebas sampah sesuai yang diharapkan Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi
†Tahun 2015 Kota Tebingtinggi meraih piala Adipura dan tentunya tahun 2016 ini kita dapat mempertahankannya dengan menjaga kebersihan kota Tebingtinggi,†kata Zubar Harahap (tav)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News