Senin, 30 Maret 2026

Festival Danau Toba 2019 Resmi Ditutup

Administrator - Kamis, 12 Desember 2019 14:53 WIB
Festival Danau Toba 2019 Resmi Ditutup

 

Baca Juga:

PARAPAT I SUMUT24 Sukses menyelenggarakan semua kegiatan Festival Danau Toba yang ke 7 selama 4 hari berturut-turut sesuai jadwal yang ditetapkan panitia, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi, Dr Ria Nofida Telaumbanua MKes, secara resmi menutup Festival Danau Toba (FDT) 2019 di Lapangan Open Stage Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara Kamis (12/12).

Penutupan even nasional Festival Danau Toba yang mengusung Tema “Inspiring Danau Toba” di hadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi, Dr Ria Nofida Telaumbanua M. Kes, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara Viktor Silaen dan Anggota DPRD Provsu, Zeria Salim Ritonga, Tuani Lumban tobing, Pantur Banjarnahor, Muhammad Rayan, Sumiar Sagala, Saut Bangkit Purba, Kepala Dinas Pariwisata Simalungun Resman Saragi, Patuha Maujana Simalungun Japaten Purba, Kapolsek Parapat AKP Irson, Denramil 11 Parapat Kapten Inf Prawoto, Sekdis Pariwisata Simalungun Anson Napitupuluh dan Ratusan Masyarakat.

Penutupan Festival Danau Toba di tandai dengan menyayikan Lagu OTANO BATAK Secara bersama sama, Pada saat menyanyikan Lagu Otano Batak sebagai pertanda FDT ditutup, ratusan masyarakat yang memadati Lapangan Open Stage Parapat langsung merespon dengan memberikan tepuk tangan yang meriah.

Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi dalam sambutanya yang di sampaikan, Ketua Panitia FDT 2019 Kepala Dinas Pariwisara dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara dr Ria Nofida Telaumbanua MKes didampingi Kadis Pariwisata Simalungun bersama seluruh Anggota Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara secara resmi menutup FDT di Open Stage Parapat dirangkai dengan lagu batak ‘O Tano Batak’.

Ria dalam sambutannya, acara FDT 2019 di Open Stage Parapat merupakan event tahunan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Provinsi Sumut berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata yang berlangsung selama empat hari di Parapat dihadiri 3.000 pengunjung dan sebelumnya FDT 2019 dibuka langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Dr Ria menyampaikan tema FDT 2019 di Parapat ‘Inspiring Toba’ untuk memberikan inspirasi, ide – ide untuk pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba dari kearifan lokal seluruh etnis yang ada di Sumatera Utara.

Dikatakannya pada acara FDT 2019 di Parapat telah memecahkan rekor MURI seni melipat Kain Bulang Silappeei dengan jumlah 1.024 peserta dan langsung mendapatkan sertifikat dari Manager Senior Yayasan Prestasi Nusantara Yusuf Ngadri.

Diungkapkannya rangkaian perlombaan yang dilaksanakan pada acara FDT 2019 di Parapat telah menghasilkan tiga pemenang terbaik dari semua jenis rangkain kegiatan dan perlombaan dan mendapatkan hadiah pembinaan.

“Bagi yang belum mendapatkan juara semoga dikesempatan selanjutnya dapat melakukan yang lebih baik lagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Simalungun sebagai tuan rumah FDT 2019 dan juga kabupaten kota se-kawasan Danau Toba serta kepada para peserta karena ikut berpartisipasi mensukseskan FDT 2019 di Parapat,” katanya.

Closing cermony dirangkai dengan berbagai pertunjukan yakni tarian etnis jawa, seni tari dari Kabupaten Karo dengan lagu Perkolong-kolong, seni bela diri, seni suara, pertujukan Ucok Butet, hiburan dan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba pada FDT 2019.

Dia menilai seluruh kegiatan FDT terselenggara dengan sukses dan baik pameran ekonomi kreatif, lomba paduan suara dan permainan tradisional.

“Melihat itu saya merasa FDT ini sudah berada di jalurnya. Kegiatan-kegiatan bernuasa budaya dapat dan berhasil di tampilkan di perhelatan ini. Untuk itu, semua ini perlu dipertahankan, apalagi meningat Danau Toba telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai Kawasan Strategis Nasional,” katanya. Sebelum Festival Danau Toba secara resmi di Tutup terlebih dahulu di umumkan Juara Ucok dan Butet sebagai berikut, adapun Juara 1 Ucok 1 Philips Pratama Siahaan, 2 Chandra Hakiki dan 3 Yoga Arya Pratama.

Butet, 1. Nurida Rahma, 2. Sarah Audina Tanjung dan3 Desy Wlly Yani Siregar.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Reskrim Polsek Medan Kota Ringkus 2 Pelaku Curanmor
LPA Medan Buka Pusat Layanan Pengaduan Anak
Hanya Kuliah, BINUS @Medan Siap Menuntun Masa Depan Mahasiswa Menuju Karier Nyata
Perkuat Kinerja Pasca Idul Fitri, ‎Pemkab Solok Gelar Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi.
Pembinaan Narapidana Berbasis Keterampilan Kerja Jadi Kunci Kemandirian dan Reintegrasi Masyarakat
Semarak HUT ke-80, Pemkab Asahan Gelar Fun Run dan Jalan Santai "Asahan Berlebaran"
komentar
beritaTerbaru