Minggu, 28 Juni 2026

Pemkab Langkat berupaya percepatan pencegahan stunting

Administrator - Kamis, 21 November 2019 12:45 WIB
Pemkab Langkat berupaya percepatan pencegahan stunting

Langkat|SUMUT24 Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya melakukan percepatan pencegahan stunting di 23 kecamatan yang ada di daerah itu.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Langkat Sujarno, di Stabat, Rabu (20/11), saat menerima tim Gernas PPG Bappenas.

Sujarno menjelaskan dalam upaya percepatan mengatasi stunting itu pelaksanaannya dengan melibatkan dan bekerja sama dengan seluruh pihak terkait sampai tingkat desa.

Oleh karenanya, di daerah Lokus Stunting sekarang ini sudah memiliki PAUD, Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL), sanitasi, SPAM yakni (terfasilitasi, kawasan perkotaan, berbasis masyrakat, kawasan khusus, regional), PKH, BPNT, Pemberdayaan Pekarangan Pangan Lestari (KRPL) dan intervensi spesifik serta fasilitas pendukung lainnya, katanya.

Sehingga, angka stunting di Langkat mampu menurun hingga 23,3 persen pada 2018, hal ini diketahui dari pendataan ulang diwilayah 10 lokus stunting pada Januari 2018.

Dimana sebelum ada berbagai upaya yang dilamukan Pemkab Langkat tersebut angka stunting mencapai 55,48 persen pada tahun 2013 menurut data Riskesdas 2013, katanya.

“Pemkab Langkat akan terus berupaya untuk menekan angka 23,3 persen tersebut, hingga pada angka paling terendah,” ungkapnya.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Semangat ‘Tampakna do Rantosna’, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
Modus Check-in Hotel Sindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
komentar
beritaTerbaru