Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
MADINA | SUMUT24
Aktivitas pertambangan emas illegal di Mandailing Natal semakin mengkhawatirkan setelah beberapa bayi lahir dalam keadaan tidak normal. Diduga terjadi karena terpapar merkuri. Dalam kurun waktu dua tahun enam ada bayi lahir abnormal.
Hasil diagnosa bayi menunjukkan cacat bawaan. Dalam istilah medis dikenal antara lain usus keluar dari perut tepat di pusar (omphalocele), cacat tabung saraf (Anencephali), Bayi lahir dengan satu mata (Cyclopia), dan Usus berada di luar (Gastroschicis).
Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution membenarkan soal keberadaan tambang emas ilegal yang beroperasi di daerahnya. Bahkan, ia menyebut, jumlahnya cukup banyak. Meskipun tambang-tambang ini letaknya tersmbunyi.
“Tambang ilegal banyak, tapi cuma karena tidak di satu tempat sehingga tidak kelihatan benar. Tapi yang jelas itu sudah menjadi perhatian kita semua,” tegas Dahlan.
Ia pun meminta bantuan pemerintah pusat untuk mencari solusi persoalan ini. “Nggak hanya Pemkab Madina, Pemprov Sumut, barangkali harus pemerintah pusat. Sehingga ini bisa segera kita berhentikan dan carikan jalan keluarnya,” ucap Dahlan.
Dahlan langsung memerintahkan pejabat di jajarannya untuk melarang tambang ilegal yang beroperasi. Larangan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor: 540/3521/TUPIM/2019 tentang Pertambangan Liar di Kabupaten Mandailing Natal tertanggal 18 November 2019.
Larangan itu terbit menyusul kasus enam bayi yang lahir abnormal. Masih kata dia, tambang-tambang itu dikelola oleh masyarakat.
Sehingga, semua memakai peralatan yang tidak memikirkan lingkungan. “Selama Madina ini ada, kan tidak ada lahir seperti itu,” ungkap Dahlan.
“Kalau imbauan sudah berkali-kali dibuat. Mulai dari pemuka agama, melalui tokoh adat sudah berulang kali di dalam ceramah-cermanah juga suda saya buat,” sambungnya.
Dahlan menambahkan, dalam waktu dekat Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan pihak BNPB segera ke sana. “Saya dengar Pak Gubernur mau kemari dan Kepala BNPB pusat. Untuk mengecek dan mencari solusinya,” tambahnya. (Red)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota