Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
Serdang Bedagai I Sumut24
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Perkebunan menggelar Sosialisasi Pengawalan dan Evaluasi Program Peremajaan Kelapa Sawit Perkembangan Tahun 2019 untuk wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bertempat di Aula Rumah Makan Bayu Lagon Kota Tebing Tinggi, selasa (12/11).
Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sergai H Darma Wijaya, Perwakilan Dinas Perkebunan Provsu Banua Pane SP, M.Si serta para peserta dari ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Sergai serta undangan lainnya.
Perwakilan Dinas Perkebunan Provsu Banua Pane SP, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, ada sebanyak 13 kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut) diproyeksikan akan menjadi wilayah potensial dalam program peremajaan kelapa sawit perkebunan, termasuk salah satunya Kabupaten Sergai.
Dikatakan Banua Pane, sejauh ini Pemkab Sergai sangat membantu mensukseskan program peremajaan kelapa sawit perkebunan rakyat ini sehingga ia optimis target 2000 ha untuk tahun 2020 bisa tercapai.
“Saat ini, program peremajaan kelapa sawit perkebunan di Kabupaten Sergai sudah terealisasi 700 ha dari target 1.078 ha di tahun 2019. Mudah mudahan, untuk tahun 2020, untuk target yang kita inginkan seluas 2000 ha bisa tercapai,â€ungkap Banua Pane.
Acara tersebut pun disambut baik oleh Wabup Darma Wijaya. Wabup menyampaikan, bahwa harga kelapa sawit yang tidak stabil menjadi permasalahan tersendiri sehingga masyarakat kebingungan memilih antara menanam kelapa sawit atau tanaman potensial lain, seperti misalnya ubi.
“Momen ini kita harapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pembangkit semangat perekonomian terutama mereka yang menggantungkan perekonomian pada kelapa sawit,â€ujar Wabup Darma Wijaya.
Dijelaskan Wabup, bahwa perkebunan kelapa sawit yang merupakan 60% dari seluruh jenis kebun di Sergai tentu menjadi fakta potensial untuk menyukseskan program peremajaan kelapa sawit ini. Namun, walaupun persentasenya besar, petani sawit di Sergai masih kurang pemahamannya dalam proses teknis perkebunan, seperti cara memilih bibit kelapa sawit yang unggul, cara memanen yang masih keliru, dan hal dasar lain yang menyebabkan kurang maksimalnya hasil produksi kelapa sawit.
“Kita berharap, program dari Dinas Perkebunan Provsu ini bisa menjadi ajang edukasi pagi pemilik perkebunan rakyat di Sergai. Jadilah pemilik kebun yang serius, bukan ikut-ikutan,â€pungkas Wabup Darma Wijaya.
Terkait dengan perkebunan kelapa sawit, Kadis Perkebunan Provsu, Ir. Herawati N. MMA, seperti dikutip dari merdeka.com menginformasikan kalau peremajaan tanaman kelapa sawit menjadi salah satu faktor yang diharapkan dapat mendongkrak produksi CPO (crude palm oil).
Saat ini luas area sawit di Sumatera Utara mencapai 1,3 juta hektare dan menjadi provinsi dengan luasan lahan sawit terbesar kedua di Indonesia setelah Riau. Produksi CPO mencapai 5 juta ton per tahun.(Bdi)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota