Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
DAIRI I SUMUT24 Setelah mengembangkan potensi produk Ulos Silalahi dari Kecamatan Silahisabungan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi kembali mencari potensi pengembangan produk untuk anyaman dari bambu di Desa Pasi, Kecamatan Berampu pada Selasa (5/11/2019). Pengem bangan potensi produk dari bambu tersebut di adakan dalam bentuk pelatihan kerajinan daerah dan ekonomi kreatif yang di fasilitasi oleh Dekranasda Provinsi Sumatera Utara dan bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Dairi. Pelatihan tersebut di buka langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu yang turut di hadiri oleh Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Zonny Waldi, Pimpinan OPD Kabupaten Dairi, Camat Berampu, Kepala Desa Pasi serta Narasumber Pelatihan dari Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Zonny Waldi yang hadir mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi SumateraUtara Nawal Edy Rahmyadi mengatakan Dekranasda Provinsi Sumatera Utaramenyambut dengan baik dan mendukung langkah Dekranasda Kabupaten Dairi dalammelakukan pengembangan potensi produk anyaman dari bambu tersebut. Beliauutarakan bahwa untuk kegiatan pelatihan kerajinan daerah dalam bentuk anyamanbahan bambu pada tahun 2019 ini di Sumatera Utara hanya di laksanakan di duadaerah, yakni di Kabupaten Dairi dan Kabupaten Simalungun. Saat ini, Beliaukatakan kebutuhan akan hasil produksi anyaman dari bambu untuk Sumatera Utarasangat tinggi.
Beliau mencontohkan pada saat Hari Raya Lebaran beberapabulan yang lalu di tahun 2019 ini, Dekranasda Provinsi Sumatera Utara sangatmembutuhkan Besek Bambu (keranjang kecil) sebanyak 26.000 buah untuk di gunakandalam hari raya tersebut. Namun, kebutuhan akan Besek Bambu tersebut Beliaukatakan tidak terpenuhi walaupun sudah di kumpulkan dari seluruh pengrajinBesek Bambu di Sumatera Utara. Untuk menutupi kekurangan tersebut, akhirnyaDekranasda Provinsi Sumatera Utara membeli Besek Bambu dari luar Pulau Jawa.Melihat hal tersebut, Beliau mengatakan untuk perayaan lebaran di tahun 2020nanti, Dekranasda Provinsi Sumatera Utara akan membeli Besek Bambu hasilkerajinan dari Desa Pasi sebanyak 10.000 buah untuk menutupi kekurangantersebut dan tidak akan membeli dari luar Sumatera Utara lagi. Melaluikesempatan tersebut Beliau berharap agar para pengrajin bambu dari Desa Pasiyang telah di tentukan untuk dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknyasehingga kebutuhan akan produk anyaman dari bambu untuk Provinsi Sumatera Utaradapat terpenuhi. Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi dalamsambutannya mengatakan untuk tahun 2019 ini Kabupaten Dairi mendapatkankesempatan untuk melakukan pelatihan peningkatan kualitas atau mutu dandifesrsifikasi kerajinan anyaman yang di selengarakan oleh Dekranasda ProvinsiSumatera Utara. Beliau katakan bahwa saat ini Dekranasda Kabupaten Dairi sedanggencar-gencarnya untuk mencari seluruh potensi yang ada di Kabupaten Dairi.“Ternyata potensi itu banyak dan besar, mungkin selama ini belum kitaberdayakan,†ucap Beliau. Untuk mengembangkan potensi yang ada di KabupatenDairi khususnya di Desa Pasi, Beliau mengatakan seluruh masyarakat terutamapara pengrajin harus memiliki komitemen yang kuat secara bersama-sama dan bukanhanya komitmen di Dekranasda saja.
Terkait dengan kebutuhan akan Besek Bambu di SumateraUtara yang sebelumnya telah di utarakan oleh Ketua Harian Dekranasda ProvinsiSumatera Utara, dimana Beliau katakan akan membeli sebanyak 10.000 buah BesekBambu dari Desa Pasi, maka perputaran ekonomi di Desa Pasi akan terjadi danekonomi masyarakat di Desa Pasi akan meningkat. Melihat peluang tersebut,Beliau berharap kekurangan akan Besek Bambu tersebut nantinya akan dapat dibeli seluruhnya dari Desa Pasi sehingga tidak membeli dari luar daerah lagi.“Harapan itu akan terwujud jika para pengrajin di Desa Pasi ini memiliki komitmen yang kuat dan memiliki kemampuan yang terampil dalam membuat kerajinan tersebut. Jadi pergunakan dan manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya,†tegas Beliau. Untuk itu, Beliau menyarankan kepada Kepala Desa Pasi agar dengansecepatnya membuat data berapa luas lahan bambu yang terdapat di Desa Pasisehingga dapat diperoleh data yang yang akurat dan kebutuhan untuk pengolahan anyaman dari bambu dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya.
Dalam pelatihan tersebut, para pengrajin anyaman bambuyang akan mengikuti pelatihan adalah sebanyak 25 orang. Selama pelatihan, parapeng rajin akan di bekali dengan ilmu dari narasumber yang telah berpengalama yang di datangkan dari Sumatera Utara.(RBM)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota