Sabtu, 27 Juni 2026

Tiga Warga Medan Ciptakan Pembungkus Makanan Berbahan Herbal

Administrator - Rabu, 16 Oktober 2019 12:59 WIB
Tiga Warga Medan Ciptakan Pembungkus Makanan Berbahan Herbal

 

Baca Juga:

Medan I SUMUT24 Unik dan inspiratif, demikianlah kata-kata yang cocok disematkan pada tiga anak muda yang membuat Herbafoam Organic Tableware.

Aprial Syahputra bersama dua rekannya, Risdarwanto dan Andreasen P Chaidir, sejak 2017 sudah mulai melakukan berbagai percobaan dan penelitian untuk menciptakan produk pengganti streofom yang ramah lingkungan.

Andreasen mengatakan Ide membuat Herbafoam Organic Tableware, berawal permasalah sampah yang tidak kunjung selesai. Mereka ingin membuat alternatif lain yang tidak mencemari lingkungan sekaligus tidak merusak tampilan atau produk kuliner. Maka tercetuslah ide, membuat Herbal Foam, yakni pembungkus makanan berbahan herbal yang berasal dari bahan baku alami.

“Herbafoam merupakan peralatan makanan organik pertama, dengan memanfaatkan rempah herbal dan tepung berprotein tinggi sebagai bahan pembuatnya. Herbafoam selain aman digunakan juga higienis serta tidak membahayakan bagi kesehatan manusia. Karena bahan yang digunakan tidak bersifat karsinogen berdasarkan hasil penelitian baik secara visual maupun manfaat lainnya,” jelas Andrea, Rabu (16/10/2019).

Produk Hebafoam yang dikembangkan oleh tiga alumni Fakultas Tehnik Universitas Sumatera Utara ini telah memiliki hak paten serta dapat dibeli secara online.

“Produk kita ada piring, sedotan, dan sendok, seoain itu kita juga menjual berbagai produk alami lainnya. Risetnya sudah kita lakukan sejak 2017 dan baru dipatenkan di 2018. Produknya sudah dipasarkan sampai ke Bali, Tanggerang, Aceh dan lainnya. Biasa kita jual melalui instagram @herbalfoam,” katanya.

Selain itu, produk Herbafoam juga kerap memenangkan berbagai kompetisi skala nasional hingga Internasional. Seperti Juara dua Wirausaha Mandiri, Medali emas di World Inventionn Intellectual Property Association (WIIPA) di Taiwan, dan perlombaan Inovasi di Malaysia.

“Keunggulan produk kami tahan panas, dan tidak larut dalam air. Pastinya berbahan alami, mudah terurai cuma butuh waktu empat sampai lima bulan dan aman terkontaminasi dengan makanan. Karena tujuan awal kita ingin menggantikan plastik sekali pakai, jadi produk ini bisa dipakai 3 sampai empat kali, pastinya hemat,” katanya.

Harga yang dipasarkan terbilang cukup murah. Untuk sedotan dan sendok dijual Rp3000 per buah, piring Rp5000 per-unit. Selain itu pelanggan dapat memperoleh potongan harga 10% setiap pembelian minimal 100 pack.

“Kita ingin menjadi pelopor produk alat makan organik dan menguasai pasar lokal maupun internasional. Kita bergerak dengan tiga misi, yakni memanfaatkan bahan-bahan alami yang sehat, menambah varian bentuk dan warna produk, memproduksi dan memasarkan secara kontinu,” katanya.

Saat menyentuh produk Herbafoam, aroma wangi khas kayu manis akan menambah selera makan, Ande mengatakan produk tersebut memang menambahkan kayu kanis sebagai bagian dari tanaman herbal dan oewangi alami. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro' wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
Sekda Padangsidimpuan dan Pemprov Sumut Turun Tangan, Pembangunan Huntap Palopat Pijor Koling Dikebut
Klarifikasi Terkait Tuduhan Penyalahgunaan Dana Arisan, Pengelola Bantah Tudingan Peserta
komentar
beritaTerbaru