Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co
Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, telah mengetahui Wali Kota Medan, Dzulmi Edlin, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, di Medan, Rabu (16/10/2019). mantan Pangkostrad ini mengaku prihatin.
“”Saya yakin kalau ada asap pasti ada api, tetapi namun demikian, kita doakan beliau menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya di Medan, Rabu (16/10/2019).
Ia mendorong pihak hukum untuk menangani persoalan itu secara objektif. “Saya prihatin, untuk itu sama-sama kita doakan,” sebut Edy.
Gubernur Edy tidak mau mengomentari soal upaya-upaya pencegahan korupsi yang dia sudah lakukan. “Saya tidak mau komentar itu dulu, tapi yang jelas kita lihat pasti tahu sudah sekian banyak saya menginstruksikan, mengingatkan selama itu untuk kepentingan rakyat, pasti Tuhan akan selalu melindungi kita,” ucap Edy.(Red/mb)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News