LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
Tanahkaro|Sumut24 Lembaga adat dan Budaya Karo (Lakonta) sejak resmi disahkan dan dilantik oleh Bupati karo Terkelin Brahmana, pada tanggal 23 Juni 2018 yang lalu, menjadi lembaga adat yang melestarikan budaya budaya Karo sesuai visi misi Lakonta.
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Genap setahun sudah Lakonta telah menjalankan programnya dan masih banyak kekurangan – kekurangan yang belum tercapai, sesuai visi dan misi Lakonta. Untuk Lakonta butuh dukungan dari Pemkab karo.
Hal ini disampaikan Berlian Br Tarigan, SH, M. Hum sebagai juru bicara Lakonta didampingi para pengurus, saat audiensi dengan Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana, SH, Senin (30/9) di ruang kerja Bupati Karo.
Penampilan Para pengurus Lakonta Ketua AKBP Heppy karo – karo, SE, Ketua harian Drs Ismail Ginting, Msi, Bendahara Drs Kenan Ginting, Mpd, sekretaris Adil Purba, SH kordinator umum, Malem Ukur Ginting, terlihat agak berbeda. Perbedaan ini jelas nampak ciri khas Budaya Karo, dengan memakai beka buluh bagi kaum laki laki dan uis nioes kaum perempuan saat beraudiensi.
Juru bicara Berlian Tarigan, SH, M. Hum menyebutkan kedatangannya tak lain hanya sebagai silaturahmi, guna memper-erat hubungan selama ini yang sudah dibina dengan baik. “Wujud itu kami tunjukkan sebagai Adat Karo, kami datang membawa oleh-oleh berupa makanan ciri khas Karo yaitu Cimpa,” ujarnya.
Makanan khas Karo ini sebagai lambang yang identik dengan suatu penghormatan pada saat dikunjungi dan ini merupakan kebiasaan zaman dulu sebagai Kalimbubu (red. Orang yang dihormati). Terang Berlian saat menyerahkan sebuah sumpit (red. Kantongan) berisi cimpa kepada Bupati karo.
Selesai acara penyerahan cimpa, Ketua harian Drs Ismail Ginting mengatakan selain silaturahmi, Lakonta ingin menyelenggarakan acara HUT Lakonta satu tahun. Hal ini tentu dikordinasikan dengan Bupati Karo. Sebab Bupati Karu yang melantik pengurus Lakonta di tahun 2018. Diharapkan agar Bupati Karo hadir, saat HUT Satu Tahun Lakonta.
“Acara ini belum ditentukan jadwalnya. Jadi kami ingin menyesuaikan dengan jadwal bupati. Jika Bupati nanti menginfokan, maka kami selaku pengurus lakonta semua siap untuk menyelenggarakan HUT Lakonta ke 1 tahun.” katanya.
Menurut Ismail Ginting, rencana HUT Satu Tahun Lakonta diminta Bupati Karo melantik semua pengurus kecamatan/desa/kelurahan yang sudah dibentuk, bersamaan saat merayakan HUT Lakonta.
Menyahuti keinginan pengurus Lakonta, Bupati karo Terkelin Brahmana, SH mengapresiasi atas kedatangan Lakonta dengan membawa Cimpa, ciri khas Karo.
“Awalnya saya terkejut sebelum melihat cimpa yang dibungkus di dalam sumpit (Red. Kantongan) begitu juga saya bangga atas keberadaan Lakonta sebagai lembaga adat di Karo sudah berdiri 1 tahun. Hal ini tentu tidak terasa, sejak dirinya melantik para pengurus,” sebutnya.
Pada Prinsipnya Pemkab Karo siap mendukung, apalagi ingin berencana merayakan HUT Lakonta. Selaku Bupati Karo menyambut positip dan akan mendukung. Masalah waktu akan dikordinasikan selanjutnya, nanti disesuaikan dengan jadwal, agar kesibukan dan tugas lain tidak terganggu.
Menurut Terkelin Brahmana, program Lakonta agar selalu dikordinasikan dengan DPMD dan Kesbang Karo, sebab Lakonta tidak terlepas dari dinas OPD terkait. Untuk itu segera bantu dan cari solusi untuk mengembangkan Lakonta di kecamatan dan desa.
Sementara Kadis DPMD Abel Tarawai Tarigan melalui Kabid Fitda Purba menyatakan siapa membantu program lakonta di setiap desa.
Menurutnya, melalui DPMD akan ada pelatihan pada bulan Nopember 2019. Pelatihan ini bagi para kepala desa Se-Kab. Karo sebanyak 259 kepala desa.
“Nah dalam acara ini kita akan selipkan program Lakonta. Saat pertemuan dengan Kades, kita akan paparkan program lakonta. Tujuannya agar setiap desa mau menampung anggaran pembentukan Lakonta di desa melalui dana desa, sesuai dengan ketentuan yang ada,” katanya. (lin)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota