LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
Tanahkaro|Sumut24 Tenaga Kesehatan (Nakes) lakukan pemantauan kesehatan masyarakat di Kab. Karo, melalui Puskesmas Keliling (Pusling). Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan.
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
Namun, seirama ini sarana Pusling belum maksimal melayani kesehatan masyarakat yang terdapat di 17 kecamatan se-Kab. Karo, sebab sarana dan prasarana Pusling yang tersedia saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Pusling yang tersebar di 17 kecamatan semuanya sudah rata rata umurnya 12 tahun, hanya ada 2 unit yang umurnya 2 tahun.
Kondisi ini, mengamanatkan UU No . 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan permenkes 75 thn 2014 bahwa setiap puskesmas mempunyai 1 pusling dan 1 ambulan, dasar ini pihak kemenkes RI memberikan sarana dan prasarana bantuan mobil ambulance sebanyak 17 unit.
Demikian dikatakan Kadis Kesehatan Drg. Irna Safrina Meliala saat mendampingi Bupati Karo melakukan gelar apel kendaraan ambulance yang diterima dari Kemenkes RI, guna pengecekan kesiapan operasional ambulance, Rabu (18/9) di halaman kantor Bupati.
Turut hadir acara gelar kesiapan ambulance ini staf ahli Mulia Barus, Asisten III Adminitrasi Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Ir. Nasib Sianturi M.Si, dan para Kapus se-Kab. Karo.
Menurut Irna, ini semua terkabul bukan melalui proses pengajuan proposal, akan tetapi mengedepankan faktor lobi ke Kementerian RI. Kadis Kesehatan Drg. Irna Safrina Meliala meloby bagian perencanaan di Kemenkes RI dan ambulance yang dibutuhkan oleh Pemkab. Karo untuk sarana transportasi pelayananan membawa pasien terealisir.
Hadirnya ambulance ini, maka untuk Pusling yang ada di Puskesmas tetap dioperasionalkan, sepanjang Pusling masih dapat dijalankan, bukan berarti Pusling dikesampingkan penggunaannya.
Dalam hal ini tentu Pemkab Karo berterimakasih kepada Kemenkes RI, sebab belum ada Kabupaten lain diberikan Randis (kendaraan dinas) ambulance banyaknya seperti ini.
Penyaluran Ambulance ini berpedoman dari dana DAK, terdiri dari 12 unit Ambulance single Gardan Rp. 4.697.520.000, Ambulance double Gardan 3 unit, dana sebesar Rp 1.569.355.500, sedangkan pusling 2 unit anggaran Rp 782.920.000, total keseluruhan 17 unit Rp. 7.049.795.500.
Alokasi ambulance dan Pusling transport single Gardan puskesmas Kabanjahe, Berastagi, Korpri, Singa, Dolat rakyat, Barusjahe, Tiganderket, Tigapanah, Merek, Naman teran, Payung, Simpang empat.
Sedangkan ambulance Transport double Gardan Puskesmas Tiga Binanga, Lau baleng dan Puskesmas Mardingding, kemudian Puskesmas keliling Single Gardan diperuntukkan di puskesmas Kabanjahe dan Puskesmas Munte. Urainya
Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana saat mengecek kesiapan kendaraan ambulance yang telah diberikan oleh Kemenkes RI dalam mendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan Kab Karo, sangat kita apresiasi apa yang diberikan oleh kemenkes RI ini.
Patut kita bersyukur, adanya kepedulian Kemenkes RI tidak terlepas dari peran serta masyarakat dan khususnya Dinas Kesehatan yang terus melakukan upaya lobi lobi, meyakinkan kemenkes RI agar Randis ambulance disalurkan ke Pemda karo. Upaya Dinas Kesehatan yang sudah gigih terus ‘menggolkan’ ini, tentu sangat kita apresiasi. “Saya selaku pimpinan, ada catatan khusus dalam penentuan “Reward and Punishmen, ” ujarnya.
Hadirnya kendaraan ambulance ini, tentu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas menjadi lebih prima dan etos kerja semakin meningkat, baik pelayanan kepada masyarakat dan saat pasien membutuhkan tidak ada lagi alasan, saat merujuk pasien, jadi ambulance harus siap dalam 1×24 jam, kata Terkelin Brahmana.
Sering kali gampang menerima sesuatu, baik bantuan maupun hibah atau apapun bentuknya, tetapi lupa akan perawatannya. Jagalah Randis ambulance ini dengan baik baik, peliharalah dan rawat sebaik mungkin, adakan biaya rutin dan pemeliharaanm, imbuh bupati.
Disamping itu saya minta dinas kesehatan dna para Kapus (kepala puskesmas) jangan menyalahgunakan ambulance ini, tapi pergunakan sesuai aturan yang ada. Pungkasnya (lin)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota