Jumat, 30 Oktober 2026

Kejari Benarkan Adanya Penyelidikan Dugaan Korupsi di BRI Binjai

Administrator - Minggu, 08 September 2019 14:17 WIB
Kejari Benarkan Adanya Penyelidikan Dugaan Korupsi di BRI Binjai

 

Baca Juga:

Binjai | Sumut24 Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi, yang melibatkan oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) berinisial AIM, dengan nilai Total Transaksi sekitar 7 milyar rupiah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai membenarkan perihal tersebut, Senin (9/9).

Pembenaran penyelidikan atas tindakan rasua tersebut, dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar SH.MH, ketika Sumut24 mengkonfirmasi melalui telepon seluler pada Minggu 8 September 2019 kemarin.

“Benar, saat ini kita memang telah melakukan penyelidikan atas adanya dugaan tindak pidana korupsi di BRI Kota Binjai,” ucap Kajari.

Saat Sumut24 menanyakan sampai dimana langkah penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kejari Binjai, Kajari belum dapat merincikan sudah sejauh mana langkah yang telah dilakukan oleh penyelidik dalam perkara yang melibatkan pria berinisial AIM itu.

“Karena masih tahap penyelidikan, kita belum bisa publikasikan, sudah sejauh mana langkah yang kita lakukan, yang jelas, kita memang sudah melakukan penyelidikan atas kasus itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Sumut24 dari berbagai sumber, diduga telah terjadi tindakan penyelewengan uang negara dengan nilai yang cukup fantastis yaitu sekitar 7 milyar rupiah, dan menyeret nama pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala BRI Unit Sudirman Binjai berinisial AIM dan Kepala Cabang BRI Kota Binjai berinisial SGT.

Perbuatan melawan hukum dan melanggar SOP yang dimaksud adalah AIM serta SGT, terindikasi terlibat dalam skandal pencairan kredit fiktif Jenis Cascolaterall (kredit dengan jaminan Deposito), sebesar kurang lebih 3 Milyar melalui rekening nasabah PLN dan nasabah Deposito dan overboking dari titipan persekot hutang internal BRI ke rekening pribadi miliknya, dengan taksasi dana per sekali transaksi sekitar 500 juta rupiah.

Sampai dengan berita ini dirilis ke publik, kedua nama pejabat di jajaran BRI Kota Binjai itu, belum bisa dikonfirmasi oleh Sumut24, meski awak media ini telah berusaha mengkonfirmasi langsung ke kantornya masing-masing.

Namun, seorang pria bernama Boy dan mengaku sebagai Humas BRI Binjai, melalui telepon selulernya sempat berkomunikasi dengan Sumut24, dan mengatakan bahwa informasi yang telah membuat kehebohan di masyarakat ini sama sekali tidak benar serta sudah selesai.

“Untuk dugaan itu, sama sekali tidak benar, itu sudah clear, sudah clear ya pak,” cetus pria yang juga mengaku sebagai Kepala BRI Unit Tandam. (RFS).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemprov Sumut dan KPPG Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Pastikan Keamanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Tinjau Proyek Turap di Nias, Bobby Nasution Minta Pengerjaan Dipercepat Jelang Nataru
Bobby Nasution Tinjau Irigasi Afia, Dorong Produktivitas dan Sejahterakan Petani Gunungsitoli
Bobby Nasution Respons Aspirasi Petani Afia, Dorong Solusi Harga Pupuk dan Bantuan Alsintan
Buka Musda IV Golkar Padang Lawas, Andar Amin Harahap Tekankan Konsolidasi hingga Akar Rumput
Sekda Padangsidimpuan Buka Konferensi PWI Tabagsel IX, Wartawan Didorong Makin Profesional
komentar
beritaTerbaru