Rabu, 12 Agustus 2026

KDRT dan Kekerasaan Pada Anak Marak di Kecamatan Angkola

Administrator - Kamis, 14 April 2016 09:42 WIB
KDRT dan Kekerasaan  Pada Anak Marak di Kecamatan Angkola

TAPSEL | SUMUT24 Camat Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan Mhd.Zein Ritonga mengatakan, di daerahnya masih banyak terdapat kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak. Dijelaskannya, kekerasan terhadap anak sangat didominasi di kecamatan tersebut. Pasalnya Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan sangat terisolir dari daerah lain dan penduduknya mayoritas orang pendatang dari berbagai suku, agama dan ethnis  jadi inilah yang menjadi dilema di Kecamatan Angkola Sangkunur . ” Namun begitu saya sebagai kepala pemerintahan di kecamatan terus berupaya memberikan pendekatan baik melalui ceramah keagamaan dan pendekatan secara pribadi bagaimana masyarakat saya lebih baik dari daerah lainnya di kabupaten Tapanuli Selatan ini,” kata Ritonga. Dari penduduk sebanyak 18.545 jiwa kurang lebih dari separoh penduduk nya masih dalam tahap pembelajaran. “Jadi inilah yang perlu diperbaiki dan harapan saya dari pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan kiranya dapat membantu kami di Kecamatan Angkola Sangkunur ini memberikan solusi untuk mengupayakan bagaimana di dalam kehidupan sehari hari masyarakat kami bisa hidup sederhana tidak terjebak dalam kekerasan terhadap anak dan kekerasan terhadap perempuan di karenakan kurangnya  ilmu pengetahuan dan ekonomi,” katanya. Disebutkannya dalam UU RI.No.23 thn 2002 tentang Perlindungan Anak di sebutkan pada pasal 13 ayat 1 setiap anak selama pengasuhan orang tua,wali atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminasi, eksploitasi baik ( ekonomi maupun seksual ) penelantaran, kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan, ketidakadilan dan perlakuan salah lainnya. (Kim)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah Jurnalistik
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT: JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK “MISTERIUS” TERBONGKAR
Tim Cara’de BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
komentar
beritaTerbaru