Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
kota
BATU BARA l SUMUT24. Anggaran Dana Desa (ADD) dan BUMDes di Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara dipertanyakan sejumlah kalangan masyarakat, Senin (19/8) karena diduga mengambang. Tokoh pemuda Desa Empat Negeri Helmi Syam Damanik SH mengatakan persoalan dipicu lantaran sampai saat ini tidak ada satu titikpun bangunan bersumber anggaran Dana Desa tahun 2019. “Anggaran DD diduga disalahgunakan, karena sampai saat ini tidak ada bentuk fisik bangunan sama sekali. Padahal kita ketahui bersama anggaran tahap pertama sudah dicairkan 40 persen,” ujarnya. Helmi juga menyayangkan selama ini Kades terkesan menyalahgunakan wewenang dan tidak transparan. Perencanaan pembangunan desa yang sudah dibahas bersama BPD, LPM dan Kepala Dusun tidak direalisasikan. “Faktanya sampai saat ini dilapangan realisasi tidak ada, bahkan seolah olah Kades terkesan cuci tangan dan berkilah, seperti tidak pengguna anggaran melainkan owner (pemilik)”,cetusnya. Helmi juga mengatakan, dari 6 item yang sudah direncanakan bangunan fisik baru satu saja yang dikerjakan yaitu Pos Kamling di Dusun ll Titi Putih. Itu pun menurut Helmi tidak terlalu besar dananya dan tidak sesuai dengan perencanaan. Demikian pula dengan pengelolaan Bumdes, kata Helmi sejak didirikan tahun 2016 yang lalu, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batubara hingga kini tak jelas jenis usaha kegiatannya. Bumdes yang didanai dari Dana Desa sudah hampir mencapai Rp 350 juta, rencana awal dijadikan ternak Lembu namun gagal. Kemudian dibuat Token Listrik pun gagal. Lalu usaha ternak kambing juga gagal. Terakhir pembuatan keramba ikan mas yang hingga sekarang ternyata juga tidak jelas. “Wajar kalau warga mempertanyakan atas keberadaan dan transparansi pengelolaan DD dan Bumdes di Desa Empat Negeri”,tukasnya. Camat Datuk Lima Puluh Ngatirun SH saat dikonfirmasi melalui selulernya menjelaskan, saat ini seluruh desa di bawah naungan pemerintah Kecamatan Datuk Lima Puluh sudah mencairkan anggaran Dana Desa bersumber APBN sebesar 40 persen dan ADD sebesar 50 persen. “DD nya sudah 40 persen dan ADD sudah 50 persen,” aku Camat. Sementara Kades Empat Negeri Kecamatan Datuk Lima Puluh Suminah dihubungi lewat telepon seluler mengaku pembangunan di desa menggunakan ADD dan DD tahun 2019 sudah dilaksanakan di beberapa titik diantaranya di Dusun VI berupa lapen sepanjang 315 m. Selanjutnya di Dusun II Rambung Merah dalam bentuk perkerasan sepanjang 500 m. Juga telah dibangun Flat deker di 2 titik menggunakan DD tahun 2019. “Jadi tidak benar belum ada pembangunan tahun ini di Empat Negeri”, aku Suminah diujung telepon.(jo)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Berastagi Bus Almasar Tabrak 2 Motor, 1 Tewas 2 Luka
kota
Brimob Polda Sumut Siaga Awasi Arus Mudik Balik di Terminal Amplas
kota
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Arus Balik, Kapolda Ikuti Arahan Langsung Kapolri dari Parapat
kota
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026 dan Destinasi Wisata
kota
BOP Tegaskan Semangat NonBlok, Tidak Memihak, Namun Aktif Jaga Perdamaian Dunia
kota
Polres Padangsidimpuan Jadi Penengah, Perselisihan Warga Manunggang Julu dan Sigalangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
kota
Libur Lebaran Aman! AKBP Dr. Wira Prayatna Turun Langsung Patroli ke Pusat Keramaian dan Wisata Padangsidimpuan
kota
Cerita Jumat Berkah di Asmat Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Duduk Satu Meja, Bangun Kebersamaan
kota
Gagal Total! Sabu 11 Gram Disembunyikan di Popok Bayi Terbongkar di Lapas Gunung Tua
kota
Cegah Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas, Polres Palas Gelar Apel Pagi di Barumun
kota