PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU: SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE-35?
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News
MEDAN Â I SUMUT24
Baca Juga:
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Hj R Sabrina menyampaikan bahwa pontensi bagi negara lain berinvestasi di daerah ini sangat besar. Luasnya wilayah dan kayanya sumber alam, menjadikan provinsi dengan 33 kabupaten/kota ini surga bagi penanam modal.
Hal itu disampaikan Sekda saat menerima kunjungan Dirjen Ekonomi dan Global Isu Kedutaan Besar Jerman Hendrik Barkeling beserta Konsul Kehormatan Jerman di Medan Darmadi Liliek di ruang kerjanya, Kamis (15/8).
Dalam perbincangan yang berlangsung, Sabrina mengatakan bahwa Sumut memiliki luas wilayah dengan ukuran lebih dari setengah pulau Jawa. Punya banyak potensi sumber daya alam (SDA), mulai dari kawasan pantai hingga pegunungan, kawasan perkebunan hingga hutan. Termasuk kawasan perindustrian sampai lokasi pariwisata yang eksotis.
“Intinya kami membuka peluang kepada negara asing untuk berinvestasi di sini. Untuk industri saja, kita punya KEK (Kawasan Industri Khusus) Sei Mangkei yang khusus untuk produksi kelapa sawit dan turunannya,†sebut Sabrina.
Untuk keberadaannya sendiri, mendukung investasi karena mudahnya perizinan tanpa harus ke Jakarta. Bahkan di Pemprov Sumut tengah disiapkan sistem yang lebih meringankan, yakni menggunakan barcode (elektronik). Sehingga nantinya jika Kepala Dinas atau pejabat terkait tidak berada di tempat, proses tetap bisa berjalan.
“Kami punya banyak hasil alam. Tetapi produksinya yang perlu dikembangkan. Makanya kami banyak mengirimkan anak-anak muda untuk belajar ke luar negeri sambil bekerja. Setelah dua tahun, mereka kembali ke sini, untuk mengabdi di sini setelah mendapat penidikan di luar,†jelas Sabrina.
Begitu juga soal pariwisata andalan seperti Danau Toba dan lainnya, Sekda mengakui bahwa permasalahan yang masih perlu dibenahi adalah bagaimana mengelola limbah yang dihasilkan dari berbagai tempat, baik produksi maupun domestik.
“Selain itu, kita juga ada Nias yang bisa dijadikan tujuan wisata. Namun keterbatasan di sana karena pulau, memerlukan pembangunan yang lebih maju. Supaya masyarakatnya tidak lagi sibuk merantau ke luar,†kata Sekda.
Untuk itu, Sekda berharap pihak Kedutaan Jerman bisa menyampaikan potensi tersebut. Agar investasi yang lebih banyak mengarah ke Pulau Jawa, bisa dialihkan ke Sumut.
Menanggapi itu, Dirjen Ekonomi dan Global Isu Kedutaan Besar Jerman Hendrik Barkeling menyampaikan terima kasih atas penerimaan Pemprov Sumut kepada investor asing, khususnya negara mereka.
Dirinya mengakui bahwa kondisi infrastruktur selama ini menjadi satu kendala yang membuat investor dari Negaranya enggan berinvestasi di daerah, termasuk Sumut. Namun setelah melihat dan mendengarkan paparan singkat Sekda, dirinya meyakini peluang untuk provinsi ini dilirik pemodal asal Eropa cukup tinggi.
“Saya akan sampaikan ini ke rekan-rekan saya di Jakarta. Selama ini kami membuka peluang untuk bekerja sambil belajar di Jerman. Apalagi dari Indonesia cukup banyak di sana. Tetapi masalahnya dimana-mana adalah pada bahasa. Karena walaupun mereka pintar, tidak begitu efektif kalau tidak menguasai bahasa Jerman,†sebut Hendrik, yang menyebutkan ada program belajar bahasa Jerman yang mereka buka di Jakarta.
Hambatan lainnya adalah kebiasaan orang Indonesia yang mengonsumsi nasi. Sedangkan di Negaranya, makanan utama adalah roti dan kentang. Sehingga meskipun sangat senang jika orang Indonesia mau menetap dan bekerja di Jerman, namun mereka tidak bisa memaksa.
“Banyak yang memilih pulang ke Indonesia. Mungkin karena di sana (Jerman) dingin, dan tidak ada nasi bungkus,†pungkas Hendrik dibalas tawa Sabrina.
Usai bertemu, Hendrik pun diberikan cinderamata berupa plakat dan kain ulos khas Batak dari Sumut. (W03)
PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?
News
Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut
kota
M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara
kota
Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menyal
kota
sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotik
News
sumut24.co ASAHAN, Proyek pemasangan pipa gas jalur Dumai hingga Sei Mangkei yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan
News
Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquoSarina Medan&rsquo
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Su
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat dan pelaku usaha turut menyukseskan Sensu
Umum