Selasa, 27 Oktober 2026

FK USU Berdayakan Guru dan Siswa Manfaatkan Tanaman Obat Keluarga

Administrator - Selasa, 06 Agustus 2019 12:57 WIB
FK USU Berdayakan Guru dan Siswa Manfaatkan Tanaman Obat Keluarga

Medan I SUMUT24 Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), melakukan mengenalkan pemanfaatan lahan sekolah sebagai sumber tanaman obat keluarga (toga) bagi guru dan siswa di Kabupaten Karo.

Baca Juga:

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK USU, Dra Merina Panggabean, MMed ScSelasa (6/8/2019), mengatakan, kegiatan ini bertujuan peningkatan pengetahuan pemanfaatan toga untuk keluarga sehat oleh guru dan siswa sekolah.

“Selain itu juga menjadi agen perubahan dalam peningkatan pengetahuan siswa sekolah mengenai manfaat toga bagi keluarga dan masyarakat serta penunjang objek pembelajaran di sekolah dan taman kunjungan belajar dari sekolah atau instansi lain,” ujar Merina Pangabean didampingi dr M Ichwan MSc, dr Hemma Yulfi DAP&E MMed Ed, dr Ariyati Yosi SpKK MKed (KK).

Pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan di SD 040494, Desa Susuk, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, melibatkan 130 siswa, kelas1-6. Tiap kelas diberi tanggung jawab untuk memelihara tanaman toga yang ditentukan oleh guru kelas masig-masing. Kegiatan ini nantinya diawasi oleh para guru sekolah terutama Guru Olah Raga dan Kesehatan.

“Kita memilih daerah Tanah Karo, sebab terkenal kesuburan tanahnya dan banyaknya tanaman obat yang tumbuh subur. Tetapi masyarakat belum semuanya memanfaatkan tanaman obat ini, karena kurangnya pengetahuan dan informasi mengenai berbagai jenis tumbuh-tumbuhan yang biasa digunakan sebagai ramuan obat-obatan tradisional,” ungkap Merina.

Dijelaskannya, mengetahui, menanam dan memanfaatkan toga merupakan salah satu keterampilan yang harus digiatkan oleh guru di sekolah, sebagai salah satu keterampilan UKS dalam mengolah lahan dengan menanam toga.

“Selain itu toga juga bermanfaat untuk memperbaiki gizi keluarga dan dapat menjadi sumber pendapatan, serta juga sebagai pengusir penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Penanaman toga di sekolah juga dapat membantu proses lancarnya kegiatan belajar mengajar di sekolah serta untuk mendidik siswa untuk memahami manfaat toga dan membelajarkan siswa untuk cinta lingkungan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 040494, Desa Susuk, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo Semita Ginting SPd menyambut baik kegiatan ini. Ia sangat antusias, sebab pihak Pengabdian Masyarakat FK USU kerap datang ke daerahnya memberikan manfaat yang baik bagi guru dan siswanya.

“Memberikan pemahaman tentang toga menjadi sumber inspirasi bagi kami, karena dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk transfer pengetahuan ke keluarga siswa dan masyarakat sekitarnya,” kata Semita didampingi Guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga, Sofian Aswan Sembiring SPd. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wamenag RI Konsolidasi Fahmi Ummi Se-Sumut di Asahan, Tekankan Peran Strategis Perempuan dan Sertifikasi Halal
Serda Refaldo Daniel Boangmanalu Anak Kuli Tinta Resmi Dilantik Jadi Abdi Negara Rindam 1BB Siantar
TransNusa Rayakan Momen Bersejarah dengan Peluncuran Penerbangan Perdana Melbourne–Bali
TACO x ActiveLab Hadirkan Wellness Experience  di Jakarta Running Festival 2026
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik
Atlantis Water Adventure Ancol Gelar Dua Aksi Pemecahan Rekor MURI dalam Perayaan Hari Renang Sedunia 2026
komentar
beritaTerbaru