Rabu, 28 Oktober 2026

Seluruh Bupati/Walikota Didorong Komitmen Wujudkan Pemprov Sumut Layak Anak

Administrator - Selasa, 06 Agustus 2019 12:36 WIB
Seluruh Bupati/Walikota Didorong Komitmen  Wujudkan Pemprov Sumut Layak Anak

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sabrina mendorong seluruh bupati/walikota untuk komitmen mewujudkan Sumut menjadi Provinsi Layak Anak. Di antaranya dengan memperbanyak Sekolah Ramah Anak.

Hal itu disampaikan Sabrina ketika memberikan paparan mengenai Sekolah Ramah Anak pada Pelatihan Konvensi Hak Anak dan Sekolah Ramah Anak Bagi Pendidikan dan Tenaga Pendidikan di Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Selasa (6/8).

Sabrina mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sedang mempersiapkan diri untuk menjadi Provinsi Layak Anak. Salah satu indikatornya harus memiliki Sekolah Ramah Anak. Saat ini dari 33 kabupaten/kota di Sumut, baru 14 kabupaten/kota yang layak anak.

“Karena itu, lewat acara ini kita mendorong agara bupati dan walikota juga harus punya komitmen yang sama mewujudkan Provinsi Layak Anak,” ucap Sabrina.

Dikatakannya, Sekolah Ramah Anak adalah salah satu upaya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal. “Anak anak ini adalah generasi penerus kita, kita harus berpikir bagaimana membuat mereka itu mempunyai suatu ruang hidup, yang membuat mereka tumbuh berkembang dengan baik, sehingga nanti ketika mereka menggantikan posisi kita sudah menjadi SDM yang handal,” jelasnya.

Deputi Menteri Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lenny N Rosalin mengatakan bahwa gerakan Sekolah Ramah Anak merupakan bagian dari usaha mewujudkan Indonesia Layak Anak. “Tujuan akhir kita adalah Indonesia Layak Anak, itu bisa terwujud jika 34 provinsi di Indonesia layak anak. Terkait hal itu, ada 24 indikator salah satunya adalah indikator Sekolah Layak Anak. Karena itu, kita meminta kepada semua daerah agar memiliki Sekolah Ramah Anak, agar bisa mewujudkan kabupaten/kota layak anak,” ujar Lenny.

Guna mewujudkan Sekolah Ramah Anak, Kementerian PPPA melakukan penilaian dan evaluasi pada setiap sekolah. “Kita melakukan evaluasi setiap tahun sekaligus memberi penghargaan, di Indonesia ada 17 ribu Sekolah Ramah Anak. Kita dalam membangun anak-anak ini memang tak bisa sendiri, dinas- dinas terkait harus saling berkerja sama,” katanya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak
Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perkuat Layanan dan Kemudahan Investasi
Perkuat Diseminasi Informasi, Dinas Kominfo Sumut Ajak OPD Bangun Kolaborasi
Daun Bosi-Bosi Menembus Batas Ekstraksi Hijau Dan Antikanker Payudara
Bunda PAUD Kabupaten Asahan Resmi Buka Peragaan Manasik Haji Cilik, Diikuti 1.243 Anak dari 62 Lembaga PAUD
komentar
beritaTerbaru