Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Binjai I SUMUT24 Tim yang tergabung di dalam Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penegakan Hukum (Wasrikgakum) Surat Izin Usaha (SIU) dan Jaminan Sosial Nasional (JSN) menggelar inspeksi ke salah satu tempat usaha sekaligus rumah sakit, RSU Silvany Jalan P. Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Binjai, Kamis (18/7) sekira pukul 10:00 WIB.
Baca Juga:
Inspeksi yang dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Kota (Setdako) Binjai, Mahfullah P Daulay S.STP MAP dan turut dihadiri oleh Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, Tobertina, Kanit Tipiter Polres Binjai Iptu Dedi, Kasi Datun Kejari Binjai, Nuni , Kepala BPJS-TK Cabang Binjai, T. Haris Sabri Sinar, Kepala BPJS Kesehatan Kota Binjai, Thomas serta Kabag Hukum Setdako Binjai, Salmadeni,
Dalam inspek tersebut, tim gabungan memeriksa apakah pengelola rumah sakit telah memiliki segala izin usaha yang berkaitan dengan badan usaha kesehatan dan juga tenaga kerja baik medis maupun non medis telah terdaftar sebagai peserta BPJS-TK dan BPJS Kesehatan.
Kegiatan tim terpadu dari beberapa pemangku kepentingan itu, telah direncanakan sejak penghujung 2018 yang lalu itu, namun baru saat ini dapat dimulai dan ditandai dengan rapat pembukaan dan persiapan dimulainya inspeksi di Aula Lantai V RSU Sylvani Kota Binjai.
Dalam arahannya, Sekdako Binjai mengatakan kegiatan ini adalah untuk memeriksa sampai sejauh mana kepatuhan dari para pelaku usaha dalam perizinan usaha dan menjamin hak-hak dari tenaga kerjanya sendiri.
“Kegiatan ini kita mulai untuk memastikan seluruh pelaku usaha yang ada di Kota Binjai sudah memiliki izin yang lengkap, dan kita juga harus memastikan kalau tenaga kerjanya sudah terdaftar sebagai peserta jaminan sosial baik BPJS-TK dan BPJS Kesehatan,” ujar Sekdako Binjai.
Sekdako Binjai juga menjelaskan, kegiatan berkaitan dengan adanya peristiwa kebakaran pabrik pemantik api jenis mancis di Kabupaten Langkat beberapa waktu lalu, dimana dalam peristiwa yang menewaskan 30 orang tersebut hanya ada 1 orang pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS-TK, dengan kata lain, pekerja lain tidak mendapatkan haknya sebagai tenaga kerja.
“Kita belajar dari kejadian kebakaran pabrik mancis kemarin, dari seluruh korban jiwa, hanya ada satu orang pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS-TK, untuk pekerja lain, sama sekali tidak didaftarkan, dan itu jangan sampai terjadi di Kota Binjai,” ungkap mantan Kadis Tarukim Kota Binjai itu.
Usai memimpin rapat, Sekdako Binjai bersama tim gabungan lantas melanjutkan kegiatan dengan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan izin dan kepesertaan pekerja pada BPJS-TK serta BPJS Kesehatan dari RSU. Silvany dan disaksikan oleh direktur rumah sakit Dr. Dovi Sitepu. (RFS).
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Ketua TPPKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak
News
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT
Umum
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan i
Umum
sumut24.co MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, iden
kota
sumut24.co KISARAN, Bunda PAUD Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Kabupaten Asahan Tah
News
sumut24.co MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseor
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowis
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupa
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Peredaran barang ilegal di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum.Sebanyak
News