Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
SERGAI | SUMUT24
Baca Juga:
Pembangunan jalan Tol Kualanamu-Tebing Tinggi yang melintasi wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ternyata menuai polemik di tengah masyarakat. Pasalnya, ada beberapa akses jalan seperti jalan desa maupun jalan kabupaten akan ditutup paksa oleh pihak jasamarga guna kepentingan pembangunan jalan tol.
Salah satu akses jalan yang akan ditutup oleh pihak jasamarga yakni jalan protokol yang terletak di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah. Jalan tersebut merupakan akses jalan yang menghubungkan 4 desa yakni Desa Firdaus Estate, Cempedak lobang, Simpang Empat dan Rambung Estate.
Padahal, akses jalan yang akan ditutup oleh pihak jasa marga tersebut merupakan akses jalan yang biasa dilintasi oleh masyarakat, baik untuk mengeluarkan hasil bumi maupun untuk kepentingan lainnya.
“Seharusnya pihak jasamarga selaku pengusaha jalan tol dapat mempertimbangkan hal ini, jangan memaksakan kehendaknya yang akan merugikan masyarakat,â€ungkap Zainuddin (53) warga Desa Cempedak lobang Kecamatan Sei Rampah kepada wartawan, Rabu (6/4).
Zainudin menuturkan, dirinya baru mengetahui issu adanya penutupan akses jalan tersebut setelah pihak jasamarga melalui PT Waskita Karya melaporkan hal tersebut ke kantor Kepala Desa Cempedak lobang beberapa waktu lalu. Dengan adanya issu tersebut dirinya mengaku merasa keberatan dengan adanya penutupan jalan.
“Warga disini jelas keberatan, sebab jalan tersebut sudah ada sejak tahun 1925. Jika jalan itu ditutup mau darimana lagi masyarakat untuk mengeluarkan hasil buminyaâ€ucap Zainudin.
Sementara itu, Kepala Desa Cempedak Lobang Edy Muslih mengatakan, dengan adanya pembangunan jalan tol, masyarakat di sini pada dasarnya sangat mendukung pembangunan jalan tol tersebut sebagai sarana untuk memperlancar jalur transfortasi, namun jika akses jalan harus ditutup sudah jelas masyarakat sangat kecewa.
Edy juga mengaku, kerberatan warganya sudah dilaporkannya ke pihak jasamarga, namun hingga saat ini belum ada keputusan yang pasti.â€Sudah kita lakukan rapat dan hasil rapat warga meminta agar dibuatkan jalan terowongan (Under pass), namun usulan yang kita sampaikan itu belum ada keputusannya dari pihak pengusaha,â€ucapnya.
Untuk itu, dirinya sangat berharap adanya sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten, DPRD dan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan ini, sehingga permasalahan ini tidak berlarut larut yang akan menyebabkan gejolak ditengah tengah masyarakat.(BDI)
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News