Kamis, 20 Agustus 2026

Yon Marinir 08 Tangkahan Lagan Gelar Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim

Administrator - Kamis, 11 Juli 2019 14:59 WIB
Yon Marinir 08 Tangkahan Lagan Gelar Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim

LANGKAT|SUMUT24 Yon Marinir 08 Tangkahan Lagan gelar Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim Korps Marinir TNI AL, yakni merenovasi Masjid Al Kautsar di Besitang, merenovasi TPQ di Teluk Meku, melakukan pemasangan lampu penerangan jalan di Desa Payamala, Sei Lepan dan latihan dasar disiplin Pramuka Saka Bahari di Yon Marinir 08 Tangkahan Lagan.

Baca Juga:

Pekan Kegiatan Pembinaan Potensi Maritim Korps Marinir TNI AL ditutup secara resmi di Taman Wisata Mangrove, Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Labupaten Langkat, Senin (8/7). Acara penutupan berlangsung meriah, diwarnai dengan lomba perahu karet, tarik tambang dan panjat pucang serta ramah- tamah, penghijauan (penanaman bibit pohon mangrove dan ketapang), bakti sosial, seperti donor darah, sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis serta atraksi pramuka dari Kwartir Ranting Saka Bahari Yon Marinir 08 Tangkahan Lagan.

Hadir mewakili Bupati Langkat, Wakil Bupati H. Syah Affandin, SH dan Sekdakab. Langkat, dr.H.Indra Salahuddin, M.Kes, MM. Dalam kesempatan itu, dr. Indra mengatakan kegiatan itu bermanfaat untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap TNI AL. Selain itu, menambah kecintaan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

“Ya, sebab jika kelestarian lingkungan diabaikan, maka bencanalah yang akan timbul, seperti banjir, longsor, dan lain- lain,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para pejabat TNI AL, Camat dan kepala desa serta masyarakat dan para aktivis pecinta lingkungan. Sementara itu, Kepala Desa Lubuk Kertang, Zul Ihsan menyambut baik kegiatan itu dan berharap agar pengembangan Ekowisata Mangrove Lubuk Kertang bisa terus dilakukan dan dapat berjalan dengan baik agar dapat mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

“Ya, dulu masyaralat di sini hanya hidup dan bekerja sebagai petani dan nelayan. Sekarang tidak, sebab sudah ada pembinaan untuk pengembangan UKM, sehingga perekonomian masyarakat pun bertambah. Lalu, dengan dikembangkannya Ekowisata Mangrove, perekonomiam masyarakat pun diharapkan bisa semakin meningkat, sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari- hari, termasuk kebutuhan biaya pendidikan anak- anaknya,” ujarnya.

Pendidikan itu penting. Karena itu, Ihsan pun menegaskan, jangan sampai anak- anak di desa itu hanya bisa tamat SMP atau SMA. “Ya, karena itu, ke depannya nanti saya bermimpi, bagaimana caranya agar masyarakat di sini bisa hidup lebih sejahtera. Selain itu, anak- anak di sini bisa mengecap pendidikan yang lebih tinggi, kalau bisa sampai ke tingkat perguruan tinggi, sehingga minimal dalam 1 keluarga ada 1 orang sarjana. Istilahnya, 1 keluarga 1 sarjana,” ujarnya. (wit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
komentar
beritaTerbaru