Baca Juga:
LANGKAT | SUMUT24
Warga menilai berobat ke Pukesmas Desa Teluk Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat “Mencekik leherâ€,hal itu disampaikan orang tua pasien Panca Aditiya,Senin (1/4) pada SUMUT24.
Menurut orang tua pasien yang enggan disebut jati dirinya yang tingalnya disamping pukesmas tersebut,kalau anaknya dirawat inap selama 5 malam biayanya mencapai Rp.1.200.000 (Satu juta dua ratus ribu rupiah) dengan perincian Rp.850.000 mungkin biaya rawat inap dan ditambah Rp.350.000,katanya untuk pengecekan darah.
Aneh ketika diminta kwitansi tanda terima pembayaran sampai berulang kali pihak pukesmas merasa keberatan.Padahal berbagai alasan dikemukakan agar dapat menerima tanda bukti pembayaran.
Memang Panca Aditiya tidak menggunakan BPJS,pasien umum,tapi kok begitu mahalnya,macam di rumah sakit kelas tinggi saja.â€Kami masyarakat Desa Teluk minta kepada Kepala Dinas Kesehatan Langkat,kepala pukesmas (Kapus) Desa Teluk segera digantiâ€,pintanya.
Sampai berita ini dikirim keredaksi Kapus Desa Teluk belum berhasil dikonfirmasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat melalui sekretarisnya Amsari saat dikonfirmasi SUMUT24 melalui sambungan telpun,siapa pasiennya tanya Amsari,ada perinciannya/bukti kwitansi pembayaran.Kwitansinya harus ada,jadi jelas.kalau tidak menggunakan BPJS pasien umum memang itu ada PERDAnya.Ya udah bang nanti biar saya konfirmasikan ke Kapusnya,kata Amsari menjawab wartawan SUMUT24.(wit)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News