Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
MEDAN I SUMUT24.co Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara (Sumut) 2 menyatakan keprihatinan dan kemarahannya terhadap kasus yang menimpa Ustad Nursarianto.
Baca Juga:
Hal itu dikatakan Ketua GNPF Ulama Sumut 2, Ustad Heriansyah kepada Wartawan di Medan, Jumat (8/2/2019).
Menurutnya, ini adalah bentuk arogansi etnis Tionghoa. Berulangkali dilakukan tidak ada proses hukum. Sama halnya dengan kasus anggota TNI tempo lalu, yang juga dipukuli etnis tersebut dan tidak ada tindak lanjutnya.
“Ini akan terus terjadi, kasus pemukulan yang korbannya anggota TNI saja tidak ada proses hukumnya, apalagi masyarakat biasa. Ini akan terus berulang, sampai umat Islam tak berdaya dan semakin lemah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Ustad Nursarianto adalah juga merupakan seorang ulama dan tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan-kegiatan Islam. Karena itu, lanjut Ustad Heriansyah, pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Kita prihatin, miris, bahkan marah mendengar kasus ini. Di negara lain saja, jika ada tokoh masyarakat yang disakiti seperti itu, apalagi yang melakukan adalah orang pendatang, maka akan langsung muncul kepermukaan berbagai polemik yang diangkat ke publik, bahkan langsung menjadi isu SARA,” bebernya.
Dalam hal ini, kata Ustad Heriansyah, pihaknya akan menunggu terlebih dahulu tindakan dari pihak kepolisian. “Ini sedang dalam proses, kita tunggu dulu. Kita berharap kasusnya cepat diproses serta proporsional. Tegakkan hukum seadil-adilnya. Kasus ini jangan diulur-ulur lagi, karena ini layaknya seperti api dalam sekam, tinggal tunggu meledaknya. Jangan sampai memancing kemarahan umat Islam,” tegasnya.
Jika kasus ini tidak segera diproses, lanjutnya, maka umat akan bertindak dan bergerak melakukan protes secara besar-besaran. “Sudah cukup-cukup umat Islam ini terzholimi. Kita jadi etintas yang paling lemah di negeri ini, sehingga kerap menjadi korban,” ungkapnya.(W03)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News