Sabtu, 20 Juni 2026

Ustad Dianiaya, GNPF Ulama Sumut 2 Minta Tegakkan Hukum Seadil-Adilnya

Administrator - Jumat, 08 Februari 2019 12:35 WIB
Ustad Dianiaya, GNPF Ulama Sumut 2 Minta Tegakkan Hukum Seadil-Adilnya

MEDAN I SUMUT24.co Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara (Sumut) 2 menyatakan keprihatinan dan kemarahannya terhadap kasus yang menimpa Ustad Nursarianto.

Baca Juga:

Hal itu dikatakan Ketua GNPF Ulama Sumut 2, Ustad Heriansyah kepada Wartawan di Medan, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, ini adalah bentuk arogansi etnis Tionghoa. Berulangkali dilakukan tidak ada proses hukum. Sama halnya dengan kasus anggota TNI tempo lalu, yang juga dipukuli etnis tersebut dan tidak ada tindak lanjutnya.

“Ini akan terus terjadi, kasus pemukulan yang korbannya anggota TNI saja tidak ada proses hukumnya, apalagi masyarakat biasa. Ini akan terus berulang, sampai umat Islam tak berdaya dan semakin lemah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Ustad Nursarianto adalah juga merupakan seorang ulama dan tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan-kegiatan Islam. Karena itu, lanjut Ustad Heriansyah, pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Kita prihatin, miris, bahkan marah mendengar kasus ini. Di negara lain saja, jika ada tokoh masyarakat yang disakiti seperti itu, apalagi yang melakukan adalah orang pendatang, maka akan langsung muncul kepermukaan berbagai polemik yang diangkat ke publik, bahkan langsung menjadi isu SARA,” bebernya.

Dalam hal ini, kata Ustad Heriansyah, pihaknya akan menunggu terlebih dahulu tindakan dari pihak kepolisian. “Ini sedang dalam proses, kita tunggu dulu. Kita berharap kasusnya cepat diproses serta proporsional. Tegakkan hukum seadil-adilnya. Kasus ini jangan diulur-ulur lagi, karena ini layaknya seperti api dalam sekam, tinggal tunggu meledaknya. Jangan sampai memancing kemarahan umat Islam,” tegasnya.

Jika kasus ini tidak segera diproses, lanjutnya, maka umat akan bertindak dan bergerak melakukan protes secara besar-besaran. “Sudah cukup-cukup umat Islam ini terzholimi. Kita jadi etintas yang paling lemah di negeri ini, sehingga kerap menjadi korban,” ungkapnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UID Sumut Dukung Penguatan Literasi Digital Siswa MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura
Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains
Percepat Pembangunan Jalan, Wakil Bupati Asahan Koordinasi Langsung ke BBPJN Sumut
Pererat Sinergi TNI-Polri, Dandim 0208 Asahan Hadiri Olahraga Bersama Peringatan Hari Bhayangkara ke 80
Polres Padangsidimpuan Tutup Rangkaian Lomba HUT Bhayangkara ke-80, SMK Negeri 1 dan Tim Sigma UIN Syahada Raih Juara Cerdas Cermat
Humanis dan Tegas, Polres Tapsel Kawal Eksekusi PN Padangsidimpuan Tanpa Gangguan Kamtibmas
komentar
beritaTerbaru