PANYABUNGAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak para pejabat dan seluruh masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk introspeksi diri, memohon ampun dan berdoa kepala Allah SWT. Agar dapat segera mengatasi dampak bencana alam banjir dan longsor yang terjadi dan terhindar dari bencana yang lebih besar.
Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi yang datang bersama istrinya Nawal Lubis Edy Rahmayadi dalam acara silaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Madina, Senin malam (12/11) di Aula Hotel Rindang Panyabungan Madina. Turut hadir Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, OPD Pemprov Sumut dan Pemkab Madina, serta Forkopimda Madina.
Edy mengatakan, bahwa banjir dan longsor yang terjadi di Madina akhir-akhir ini bukan semata-mata karena intensitas hujan yang tinggi. Karena dari dulu setiap musim hujan di daerah ini, yang memang seperti saat ini curah hujannya. “Tapi kenapa dulu tidak pernah banjir seperti sekarang. Hujan itu  adalah rahmat, tetapi kenapa justru jadi masalah sama kita. Ini ada apa?†katanya.
Tentu, kata Edy, ada sesuatu yang salah. Karena itu, katanya, semua pihak, termasuk masyarakat dan seluruh pejabat di Madina untuk bersama-sama introspeksi diri. “Kita perlu introspeksi diri, zikir dan mohon ampur kepada Allah. Serta berdoa agar terhindar dari bencana alam lagi,†ujarnya.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News