Ratusan Pelajar SD dan SMP Deli Serdang Ikuti Turnamen Catur Tingkat Kabupaten
Ratusan Pelajar SD dan SMP Deli Serdang Ikuti Turnamen Catur Tingkat Kabupaten
kota
TANAH KARO| SUMUT24
Baca Juga:
Pasca meledaknya trowongan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)beberapa waktu lalu, tiga orang pimpinan PT Wampu Elektric Power (WEP) berkebangsaan Korea menjalani pemeriksaan selama 3 jam, di ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Karo, Senin (29/2).
Tiga orang bangsa Korea tersebut adalah yang mengelola proyek PLTA yang berada di Desa Rih Tengah, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.
Terlihat, Mr Im Hung Sun (Civil Engineering) PT Posco Engineering Indonesia, Mr Kim Son Ho (Manager) dan Mr Ju tiba di Mapolres Karo tepat pukul 10.00 WIB. Mereka memasuki ruangan unit Tipiter untuk dimintai keterangan terkait insiden meledaknya terowongan PLTA yang menewaskan 6 orang pekerja dan 7 lainnya mengalami luka bakar serius. Sehingga harus menjalani perawatan intensif di RS Efarina Etaham, Rabu (24/2) kemarin.
Sebelumnya, Polres Karo juga sudah memanggil beberapa orang pekerja di antaranya Mariel Girsang (24), Diki Ashari Margolang (28), Irwanda Paulus Ginting (26), Agus Muharram (34) dan Mr Im Hung Sun (46) untuk dimintai keterangan.
“Kami dipanggil untuk dimintai keterangan, terkait insiden itu. Dari jam 10.00 WIB kami diperiksa secara bergantian,”ujar Mr Im Hung Sun, Senin (29/2) usai pemeriksaan dengan bahasa Indonesia terbata-bata kepada sejumlah wartawan.
Sementara, Kasat Reksrim Polres Karo, AKP Martua Manik belum bisa memberikan keterangan terkait pemeriksaan beberapa orang saksi termasuk ketiga pimpinan perusahan tersebut.
“Kami belum bisa memberikan keterangan terkait penyelidikan (pemeriksaan saksi),”ujarnya singkat melalui telepon selulernya sembari mengarahkan wartawan untuk konfirmasi di Bagian Humas Polres.
Padahal, Mr Im Hung Sun sempat berada beberapa saat di ruangan Kasat Reskrim. Entah apa yang mereka bicarakan.
Pantauan wartawan, ketiga pimpinan perusahan tersebut diperiksa petugas penyidik selama tiga jam. Mr Im Hung Sun memakai kaos liris merah putih hitam dibaluti jaket biru celana hitam, Mr Kim memakai kaos oblong warna merah, sedangkan Mr Ju memakai kemeja kotak-kotak.
Seperti diketahui insiden meledaknya terowongan PLTA di Desa Rih Tengah kemarin menjadi perhatian masyarakat. Sebab, perusahaan tersebut terkesan menutup-nutupi kejadian tersebut. Bahkan proyek PLTA itu diduga belum memiliki perijinan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. (lin)
Ratusan Pelajar SD dan SMP Deli Serdang Ikuti Turnamen Catur Tingkat Kabupaten
kota
Ketua TP PKK Deli Serdang Tutup Turnamen Catur Pelajar, Berikut Daftar Para Pemenang
kota
Tekan Pengangguran, Deli Serdang Buka Ratusan Peluang Kerja Lewat Job Fair
kota
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
kota
Kolaborasi Pemkab dan PT Galatta Hadirkan Gedung Rawat Inap Baru RSUD Pancur Batu
kota
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Bupati dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani dan Peternak di Percut Sei Tuan
kota
DPAC Pendawa Kecamatan Patumbak Gelar Rapat Kerja di Maripro, Deli Serdang
kota
Tindak Tegas Knalpot Brong, Polres Samosir Musnahkan 117 Knalpot Hasil Razia
kota
Bank Sumut Serahkan CSR Rp 4,46 Miliar Perkuat Penanganan Bencana di Sumut
kota