Penandatanganan Nota Kesepahaman BPS Kabupaten Solok dengan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok.
Penandatanganan Nota Kesepahaman BPS Kabupaten Solok dengan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok.
News
KARO | SUMUT24
Baca Juga:
Ratusan pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung asal Desa Mardinding, Kebupaten Karo menggeruduk ke kantor DPRD Karo,Kamis (4/2). Mereka mempertanyakan keberadaan logistik yang menjadi hak para pengungsi.
Mereka pun terima di ruang rapat kantor DPRD Karo dengan dihadiri sejumlah anggota dewan di antaranya Inolia br Ginting, Efendi Sinukaban, Onasis Sitepu, dan anggota dewan lainnya.
Dalam pertemuan itu, para pengungsi mempertanyakan jatah logistik beras, dan minimnya perlengkapan dapur lainnya yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak Dinas Sosial kepada pengungsi yang kini bermukim di posko Gudang Konco/Terong Peren Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket.
Disebutkan, dari 936 jiwa atau 295 kepala keluarga, terdata yang menempati posko 625 jiwa. Sementara kecukupan untuk warga yang menempati juga dari 625 jiwa belum dapat terpenuhi bila dihitung dari 0,4 kg per hari/jiwa.
Data jumlah suplai dari dinas sosial terhitung 29 ton yang masuk untuk 220 hari dan menurut dari perhitungan sudah seharusnya beras masuk bekisar 55 ton. “Dari perhitungannya, ke mana sisa beras kami?,” tanya Yozin Ginting mewakili masyarakat Mardinding.
Selain di Gedung DPRD, para pengungsi Sinabung itu juga melakukan aksi sama di Kantor Bupati Karo. Para pengungsi yang didampingi anggota dewan yakni Onasis Sitepu dari komisi C, Ketua Komisi A Iriani br Tarigan, Thomas Javerson (Fraksi Grindra), dan Edi Wijaya diterima di Aula Kantor Bupati Karo..
Mewakili keluh kesah warga pengungsi, Iriani Tarigan meminta Pemkab Karo dengan sungguh-sungguh menangani para pengungsi.
Menjawab sejumlah pertanyaan warga, Kabid Dinas Sosial mengatakan, dari jumlah stok yang ada sudah pasti logistik untuk 9 posko tidak cukup kalau hanya diharapkan dari pihak pemkab.
“Di sinilah kita kembali bersinergi dengan pihak ketiga. Oleh itu kita juga hanya mencukupi yang riilnya saja, karena diperhitungkan dari jumlah 0,4 kg per jiwa/hari. Jadi untuk 9 posko ini sangat jauh dari cukup,â€jawabnya.
Sementara, Camat Tiganderket Hendrik Philemon Tarigan membenarkan jumlah yang disuplai pihak Dinas Sosial sudah sesuai dengan data yang ada, namun bila kembali dijumlahkan dari 0,4 kg kekurangan hampir 20 ton.
Untuk masalah relokasi Desa Mardinding, Kepala BPBD Matius Sembiring menjawab, untuk rencana kerjanya, Desa Mardinding, Singgarang-garang, dan Sukanalu dalam wacananya memasuki relokasi tahap III. Dari itu dirinya pun mengajak warga bersabar untuk menyelesaikan terdahulu tahap ke II dari 4 desa yakni Gurukinayan, Berastepu, Gamber, Kuta Tonggal.
Kehadiran warga Desa Mardinding di Kantor Bupati Karo, disambut dan dihadiri Bupati Karo, Asisten I, Dandim, Wakapolres, Kabid Dinsos, dan perwakilan dewan (tepu)
Penandatanganan Nota Kesepahaman BPS Kabupaten Solok dengan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok.
News
Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI,Mengukuhan Pengurus FK3S Kabupaten Solok Periode 2026&ndash2031.
kota
Ratusan Pelajar SD dan SMP Deli Serdang Ikuti Turnamen Catur Tingkat Kabupaten
kota
Ketua TP PKK Deli Serdang Tutup Turnamen Catur Pelajar, Berikut Daftar Para Pemenang
kota
Tekan Pengangguran, Deli Serdang Buka Ratusan Peluang Kerja Lewat Job Fair
kota
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
kota
Kolaborasi Pemkab dan PT Galatta Hadirkan Gedung Rawat Inap Baru RSUD Pancur Batu
kota
Pertama di Sumut, Kadus di Deli Serdang Terima Insentif Pemungutan Pajak
kota
Bupati dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani dan Peternak di Percut Sei Tuan
kota
DPAC Pendawa Kecamatan Patumbak Gelar Rapat Kerja di Maripro, Deli Serdang
kota