Cekcok Berujung Kekerasan! Pria di Kisaran Ditangkap Usai Coba Perkosa dan Aniaya Wanita di Hotel
sumut24.co ASAHAN, Aksi keji seorang pria berinisial FP (21) di sebuah hotel kawasan Jalan RA Kartini, Kisaran, berhasil digagalkan petugas
News
Tapsel I Sumut24.co
Baca Juga:
Mantan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu diimbau supaya tidak melakukan kegiatan di tengah masyarakat, yang cenderung mendiskreditkan Bupati Tapsel saat ini, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu.
Ketua DPD PAN Tapsel, H Borkat SSos MM merasa perlu menekankan hal itu, menyikapi beredar luasnya rekaman pidato Syahrul Pasaribu di lokasi reses Anggota DPRD Sumut Syamsul Qomar, yang mengeritik kinerja bupati.
“Dalam acara reses tersebut yang dihadiri warga dan banyak tokoh masyarakat, seharusnya Syahrul menjaring apirasi dari masyarakat, bukan malah memanfaatkannya menjadi sarana menyudutkan Pemerintahan Tapanuli Selatan hari ini,” kata Borkat, Rabu (1/11/2023).
Dari sejumlah informasi yang disampaikan masyarakat, sebut Borkat, dalam berbagai kesempatan saat diberi kesempatan berpidato di Tapsel, Syahrul sering mengklaim dirinya sukses memimpin Kabupaten Tapanuli Selatan selama 10 tahun.
Menurut Wakil Ketua DPRD Tapsel ini, Syahrul boleh-boleh saja merasa berhasil selama memimpin Tapanuli Selatan, tetapi kurang eloklah jika dia kemudian membanding-bandingkan apa yang dilakukannya dengan bupati sekarang.
“Harus diingat, masing-masing kepala daerah memiliki gaya dan pola kepemimpinan yang berbeda-beda. Jadi, seharusnya Pak Syahrul harus bersabar dan memberi kesempatan kepada bupati sekarang untuk membuktikan dirinya juga bisa memimpin dan memajukan Tapsel,” ujarnya.
Borkat berharap, sebagai seseorang yang sudah mengakhiri masa periodesasi kepemimpinannya, tidak sepatutnya Pak Syahrul masih berkeinginan mencampuri pemerintahan yang tengah berjalan saat ini.
“Apalagi, bupati saat ini masih memiliki hubungan kekeluargaan (keponakan) dari Pak Syahrul sendiri. Seharusnya kehadiran sang mantan ini sebagai penyejuk serta sebagai panutan bagi bupati dan seluruh pejabat Pemkab Tapsel saat ini,” kata mantan demonstran di masa Orde Baru ini.
Untuk itu, kata pengurus KAHMI Sumut ini, pertemuan-pertemuan yang dihadiri Pak Syahrul di Tapsel, sebaiknya dilakukan untuk mengeratkan silaturahmi dan bukan dimanfaatkan sebagai ajang mendegradasi bupati.
Borkat menambahkan, selama 10 tahun memimpin Kabupaten Tapanuli Selatan, juga terdapat sejumlah kekurangan dan kelemahan, tapi banyak orang tidak ingin mempermasalahkannya, karena menginginkan Tapsel tetap kondusif.
Salah satu yang patut dipertanyakan dan seharusnya Pak Syahrul bisa menjadi panutan, adalah dalam hal pengembalian mobil dinas. “Sejauh ini masih ada mobil dinas milik Pemkab Tapanuli Selatan, yang dikuasai Pak Syahrul,” ungkap Borkat.(red)
sumut24.co ASAHAN, Aksi keji seorang pria berinisial FP (21) di sebuah hotel kawasan Jalan RA Kartini, Kisaran, berhasil digagalkan petugas
News
sumut24.co ASAHAN, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Asahan menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H / 2026
News
sumut24.co MedanPT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan Sequis Center Medan di Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Medan pada Jumat kemarin (10
Ekbis
Peringati Hari Jadi ke113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
kota
Bank Sumut&ndashPemko Binjai Hadirkan Layanan Digital Bayar Tagihan PDAM Kini Cukup Lewat PonselBinjai &ndash Transformasi layanan publik di Kota
Ekbis
Lahan Tidur Jadi Ladang Emas! Panen Raya Jagung Oleh Polsek Sipirok di Tapanuli Selatan Dukung Swasembada 2026
News
Polisi dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Sipirok, Bukti Nyata Kepedulian Polsek Padang Bolak
kota
Gas LPG Subsidi Dijual Mahal? Polres Padang Lawas Siap Sidak Agen dan Pangkalan
kota
Curi 400 Kg Sawit di Tengah Malam, Satu Pelaku Dibekuk Sat Reskrim Polres Padang Lawas
kota
Wakapolres Palas Hadiri Musrenbang, Pastikan Pembangunan 2027 Lebih Terukur dan Tepat Guna
kota