Selasa, 07 April 2026

Wabup Madina Minta TPPS Fokus Program Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif

Administrator - Rabu, 18 Oktober 2023 00:49 WIB
Wabup Madina Minta TPPS Fokus Program Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif

Panyabungan | Sumut24.co

Baca Juga:

Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Madina untuk fokus pada program intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

“Pada workshop kali ini, saya minta jangan terlalu banyak program, cukup intervensi spesifik dan intervensi sensitif,” tegas Atika saat menyampaikan sambutan pada acara workshop asistensi teknik dan pengembangan kapasitas, kebijakan dan kelembagaan TPPS/OPD di Aula Ladangsari, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut,  Senin (17/10/23).

Intervensi spesifik adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mengatasi penyebab langsung terjadinya stunting, sementara intervensi sensitif adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mengatasi penyebab tidak langsung terjadinya stunting.

Atika Nasution meminta keseriusan seluruh pihak untuk menurunkan angka stunting. Kegiatan ini, kata dia, berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021.

Terlalu banyak program kata Atika, membuat tim tidak fokus. Lahir program baru membutuhkan banyak waktu untuk belajar dan pelatihan kembali.

Menurut Atika Nasution, hal itu membuang-buang waktu. Anak-anak stunting dan berisiko stunting terus tumbuh. “Sementara kita terus-terusan pelatihan dan sebagainya. Kapan lagi kita turun langsung,” lanjutnya.

Dengan menjalankan program yang sudah ada, TPPS bisa lebih fokus mengelaborasi apa kebiasaan masyarakat madina yang dapat diterima masyarakat.

” Umur anak-anak akan bertambah terus. Saya meminta inovasi yang sudah ada saja dijalani. Kita perdalam,” kata Atika.

Berdasarkan penetapan dari survey studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 prevalensi stunting di Madina 47,7% kemudian mengalami penurunan sebanyak 13,5% pada tahun 2022 hingga menjadi 34,2%.

Tren penurunan juga terjadi secara nasional dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,6% pada tahun 2022.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
Wabup Solok Ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik
Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kejari Karo
Bupati Asahan Sambut Kunjungan Kerja Kepala BPK RI Perwakilan Sumut
Peredaran "Pod Getar" di Asahan, Dijual Layaknya Barang Dagangan Biasa
Wakil Bupati Asahan Hadiri RUPS Bank Sumut, Dukung Transformasi Menuju KBMI 2
komentar
beritaTerbaru