150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
kota
Palas | Sumut24.co
Baca Juga:
Beberapa hari terakhir, yakni setiap pagi sampah menumpuk di lapangan merdeka Sibuhuan dan menyebabkan bau tidak sedap serta menjadi kumuh. Menyikapi hal itu, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) melalui sekretaris Husnul Yaqin Harahap meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menanganinya.
Kepada awak media, Husnul menyatakan sampah yang menumpuk tersebut menyebabkan bau tak sedap dan tentunya terkesan kumuh. Setiap pagi kebetulan kami aktif berjalan kaki di sekitaran lapangan merdeka sibuhuan, kami perhatikan sampah tersebut menumpuk setiap pagi dan uapnya terasa sudah tak sedap, kata Husnul. Husnul meminta Pemerintah Daerah dalam hal ini yang memiliki kewenangan adalah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Palas untuk membantu mengatasinya. Kami perhatikan sampah tersebut setiap pagi menumpuk dan tumpukan tersebut terletak di depan pintu masuk ke Mess Pemprov Sumatera Utara, hal ini kan tak bagus dan perlu untuk segera diatasi, jelas Husnul.
Kemudian Husnul mengungkapkan bahwa solusi yang dapat dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Padang Lawas adalah menaruh tong sampah di area tersebut. Sederhana sebenarnya penyelesaian hal ini, kami tidak mengungkapkan bahwa dinas Lingkungan Hidup kabupaten Padang Lawas tidak mengangkut sampah tersebut dan kami paham apa yang menjadi keterbatasan dari Dinas Lingkungan Hidup apalagi mengangkut soal alat atau transportasi pengangkut sampah. Tapi masalahnya kan bahwa sampah itu menumpuk tidak di tong sampah dan sampah yang menumpuk itu memang bukan di tempat pembuangan sampah, itu area publik yang harus bersih dan nyaman, kata Husnul. Ditambah lagi bahwa sampah yang menumpuk tersebut berada persis di depan pintu masuk Mess Pemprov Sumatera Utara, dan persis dekat dengan Puskesmas Barumun yang notabennya kedua bangunan tersebut adalah tempat yang selalu diakses publik secara langsung, tegas Husnul.
Kami berharap Dinas Lingkungan Hidup harus segera mengatasi ini agar bau tak sedap berkurang dan tentunya agar area tersebut terlihat bagus serta kesehatan kita sebagai warga masyarakat tetap terjaga. Kami paham sampah yang menumpuk itu adalah hasil dari kegiatan di malam hari yang selalu ramai dikunjungi masyarakat di kawasan lapangan merdeka tersebut. Pesan dan harapan kami segera ditempatkan tong sampah di beberapa ruas area lapangan merdeka tersebut dan jika sudah ada tong sampah di lapangan merdeka itu, maka segera untuk ditambah lagi tong sampah khususnya pada titik yang terjadi penumpukan sampah tersebut serta kami meminta agar dinas lingkungan hidup untuk terus mensosialisasikan terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan apalagi di kawasan yang setiap saat di akses oleh publik, tutup Husnul.(zal)
150 Ton Daging Kurban PTPN IV PalmCo Mengalir ke Pelosok Negeri
kota
DENPASAR Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali melaksanakan program nasional Kadin Berkurban dalam rangka Hari Raya Idul
Info
Medan Sumut24.coSMAN 2 Medan melaksanakan pemotongan empat ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Kamis (28/5/202
Umum
Mengembalikan Hakikat Kurban Antara Takwa Pribadi dan Maslahat Publik Oleh Abdullah RasyidPengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
News
ACEH TAMIANG Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Sumatera Utara menyembelih delapan ekor sapi kurban di Kabupaten Aceh
News
Medan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyembelih enam hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M, di Kan
Info
Medan, Anggota DPR RI Musa Rajekshah kembali menunjukkan kepeduliannya kepada insan pers dengan menyalurkan bantuan hewan kurban untuk kelua
Umum
Medan, PT Belawan New Container Terminal dan PT Kurnia Aneka Gemilang menyalurkan hewan kurban kepada keluarga besar Persatuan Wartawan Indo
Umum
Hewan qurkan Dari Presiden RI Untuk Hari Raya Idul Adha,Bapati Pakpak Bharat Di Desa Sukaramai
kota
Pasca &ldquoTopan Gol&rdquo, Pejabat Eselon II Berinisial S Disebut Jadi &ldquoKetua Kelas&rdquo dalam Polemik Proyek RS Haji Rp484 Miliar
kota