Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
kota
Balige I Sumut24.co Sejumlah permainan tradisional anak kini mulai ditinggalkan, beberapa faktor penyebab terkikisnya permainan tradisional termasuk karena kemajuan teknologi yang mengalihkan permainan anak saat ini menjadi digital. Lewat Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Toba Tahun 2023 yang digelar pada Selasa (29/08/2023) di lapangan pardede, Jl. TD. Pardede, Balige, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, pemerintah berharap permainan tradisional dapat dilestarikan.
Baca Juga:
- Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
- RUPS Bank Sumut 2026: Pemda Perkuat Modal, Bank Sumut Siap Akselerasi Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
- Pembahasan Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan Berlanjut, Rico Waas Hadiri Paripurna Jawaban Fraksi DPRD Medan
Pada perayaan Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Toba Tahun 2023, panitia menggelar lomba permainan tradisional seperti lomba permainan enggrang putra/putri tingkat SMP, lomba congklak putri dan lomba margasing putra tingkat SD serta permainan lain.
Sebelum menutup acara tersebut, Bupati Toba, Poltak Sitorus meminta agar permainan tradisional dapat dilestarikan. Selain menjadi ajang bermain anak-anak, permainan ttadisional juga menjadi oleh raga yang menyehatkan. “Budaya kita ini tidak boleh hilang. Bukan hanya sepak bola yang buat kita sehat, bukan hanya bola volly. Olah raga tradisional pun bisa bikin sehat,” sebut Bupati.
Permainan tradisional juga melatih keterampilan dan cara berfikir anak-anak. Sebab dalam permainan tradisional dibutuhkan perhitungan yang cermat dan kecerdasan permain. “Tadi kita lihat margala, itu adalah permainan yang butuh strategi. Banyak yang dipelajari dari olehraga tradisional ini. Tapi sekarang sudah mulai hilang, saya minta ini dilestarikan,” tambahnya. “Saya minta di sekolah ini bisa dinikmati. Bukan hanya waktu 17 Agustus,” katanya melanjutkan.
Pada kesempatan itu, Poltak Sitorus juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba tradisional dan memberikan hadiah kepada para peserta yang mendapat juara di sekolah.
Patar Silalahi, Kabid Kebudayaan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba mengatakan bahwa beberapa peserta lomba yang terpilih akan dibawa mengikuti Pekan Kebudayaan Daerah Propinsi Sumut pada tanggal 1-3 September mendatang di Medan. “Ada tiga permainan yang kita utus dari Toba untuk Pekan Kebudayaan Daerah Propinsi Sumut yakni pemain gala, congklak dan enggrang,” katanya singkat.(Wels)
Maknai Kasih Paskah, PTPN IV PalmCo Salurkan Rp 1,49 Miliar untuk Gereja dan Panti Asuhan
kota
Medan Komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat peran PT Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui Ra
Ekbis
Medan, Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan de
kota
Medan Sumut24.coWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap memiliki gagasan dalam memberikan hunian yang lebih layak bagi warga yang ber
kota
Komandan Seskoad Tinjau Trauma Healing hingga Renovasi Fasilitas di KKL Wilhan Cisarua
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam semangat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera B
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr, Hj, Maya Hasmita Sp,Og memutasikan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Pu
News
5 Tahun Beraksi! Terbongkar Modus Mantan Polisi dan Istri Diduga Jalankan Skema Penipuan di Internal Polres Padangsidimpuan
kota
Medan Sumut24.co Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya soal penindakan hukum,
kota
Bank BRI Padangsidimpuan Lalai? Skandal Pinjaman &039Gelap&039 Seret 34 Polisi, Modus Gadai SK Terkuak, Rp10,2 Miliar Raib
kota